Menu

Temu Wirasa Walikota Denpasar dengan Pimpinan Media Masa dan Wartawan di Bali

  • Jumat, 11 April 2014
  • 1507x Dilihat

Dalam rangka meningkatkan jalinan kerjasama dan komunikasi antara Pemerintah Kota Denpasar dengan jajaran Media Massa di Bali, serta dalam rangka Tahun Baru Caka 1936, maka Pemerintah Kota Denpasar dalam hal ini Bagian Humas Setda Kota Denpasar mengadakan  “Temu Wirasa Walikota Denpasar dengan Pimpinan Media Masa dan Wartawan di Bali “ termasuk LPPL Radio Publik Kota Denpasar RPKD 92.6 FM.  Acara ini berlangsung di halaman utara Kantor Walikota Denpasar pada Jum’at 11 April 2014 pukul 09.00 Wita. Rangkaian acara diawali dengan Sambutan Kabag Humas IB Rahula dilanjutkan sambutan Sambutan Ketua PWRI. Selain itu hadir pula Wartawan Senior, Bp Nariana yang berpesan agar  kritik Wartawan di media masa bersifat membangun .

Dalam kesempatan ini,  Walikota Denpasar  IB Rai Dharmawijaya Mantra S.E M.Si mengingatkan kepada seluruh insan Media yang hadir untuk memperhatikan beberapa hal diantaranya ;

  • Tidak boleh ada suap dalam perijinan
  • Kritik membangun
  • Permasalahan mobilitas penduduk
  • Permasalahan kemiskinan 2,5%
  • Kemacetan lalu lintas

 Selain itu pula diungkapkan oleh Bapak Walikota Denpasar permasalahan Urban poor / kemiskinan perkotaan yang permasalahannya semakin komplek, diharapkan hal ini bisa di carkan solusi agar lapisan masyarakat tersebut untuk bisa kembali membangun desa.

Kasus yang terjadi di perkotaan termasuk Kota Denpasar diantaranya :

  1. Kemiskinan di tanah kontrak, belum bisa dibantu karena rumah juga kontrak, perbaikannya dikembalikan ke asal kemudian dibantu pemerintah asal kemiskinan tidak hanya dislesaikan oleh pemerintah (lintas pemerintah)
  2. Trotoar Rusak : tergantung wewenang milik pemprov atau milik kota atau kabupaten, sama – sama memperbaiki
  3. Kepadatan lalu lintas
  • Fasilitas Jalan terbatas
  • Transportasi public (bus sarbagita – feeder)
  1. Sampah : merubah perilaku
  • Pemilahan sampah (organik – an organik )
  • TPA (UPT. Sarbagita, PT NOEI)
  • Bank Sampah
  1. Pemberdayaan adat dan dinas

Sabha Upadesa : membantu percepatan pembangunan di desa, kebersihan setra ditata lebih baik

 

Berani berperilaku lebih baik sehingga pelayanan terhadap masyarakat lebih baik diantaranya yakni :

  • Penyerahan lukisan ke balipost
  • Penyerahan celemek (recycle) dari BPD  ke PD Pasar dan BPD peduli terhadap pasar

Diakhir, Walikota Denpasar, berharap kepada seluruh insan media untuk tidak sekedar mengkritik kebijakan pemerintah, namun bisa memberikan solusi dan jalan keluar terbaik untuk masyarakat terutama di Kota Denpasar.

 

(db)