Badan Pusat Statistik Kota Denpasar dalam Talkshow On Air bersama RPKD 92.6 FM dengan narasumber Gede Iwan Santika, SST, M.M (Statistisi Ahli Madya Badan Pusat Statistik Kota Denpasar). Kamis, 8 Januari 2026, menyampaikan bahwa posisi Indeks Harga Konsumen di Kota Denpasar mengalami Inflasi year on year sebesar 3,45% dengan Indeks Harga Konsumen meningkat dari 108,16% pada bulan Desember 2024, menjadi 111,89% pada bulan Desember 2025.
Gd Iwan Santika menambahkan, untuk tingkat inflasi perbandingan Month to Month pada bulan NoVember terhadap bulan Desember di tahun 2025 sebesar 0,38%, serta inflasi year to date pada bulan Desember 2024 terhadap bulan Desember 2025 sebesar 3,45%. Adapun sektor yang menyebabkan terjadinya inflasi tahunan atau year on year di Kota Denpasar pada bulan Desember 2025 adalah karena naiknya kelompok pengeluaran, antara lain :
1. Makanan-minuman dan tembakau,
2. Pakaian dan alas kaki,
3. Perumahan,
4. Air, listrik, dan bahan bakar Rumah Tangga,
5. Perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rumah tangga,
6. Kesehatan
7. Transportasi
8. Rekereasi
9. Restoran
10. Pendidikan
11. Perawatan pribadi dan jasa lainnya
Sedangkan kelompok yang mengalami deflasi adalah informasi, komunikasi dan jasa keuangan. Dalam upaya penanganan Inflasi, Pemerintah Kota Denpasar melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) rutin melaksanakan pengendalian. Pada bulan Mei - Juni akan dilaksanakan “Sensus Ekonomi”, diharapkan masyarakat, stake holder memberikan jawaban yang jujur dan benar, sehingga perencanaan yang dilakukan oleh pemerintah sesuai dengan data dan tepat sasaran.
Berita Resmi Statistik (BRS) IHK dapat di lihat pada website denpasarkota.bps.go.id, yang datanya dirilis setiap bulan pada hari pertama kerja jam 12 siang, serta via wa (0812 8882 5171).
02 Oktober 2025
03 Oktober 2025
01 Oktober 2025
08 Januari 2026