Denpasar, 3 Oktober 2025 dilaksanakan Validasi Lapangan Kabupaten/ Kota Sehat (KKS) Tingkat Nasional Tahun 2025 oleh tim verifikator pusat dengan Kategori Swasti Saba Wistara Paripurna yang merupakan agenda lanjutan validasi lapangan pada hari sebelumnya.
“Wistara Paripurna” adalah sebutan untuk predikat tertinggi dalam program Kota Sehat, yang diberikan kepada daerah yang telah berhasil mengelola dan mempertahankan program pembangunan berwawasan kesehatan secara berkelanjutan dengan melibatkan lintas sektor secara konsisten.
Hari ini dilaksanakan validasi lapangan di beberapa lokasi di Kota Denpasar, antara lain :
1. Posyandu Mandala Sari
2. Pasar Badung
3. Pasar Nyanggelan
4. Rumah Berdaya
5. SD N 7 Dauh Puri
6. SMP N 8 Denpasar
7. Pusdalops Kota Denpasar
Pada kesempatan ini Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa memberikan sambutan pada agenda FGD (Focus Group Discussion) yang bertempat di Hotel Grand Palace Sanur. Dalam sambutannya, Wakil Walikota Denpasar optimis Kota Denpasar dapat meraih predikat Swasti Saba Wistara Paripurna dengan berbagai inovasi khususnya pada 9 tatanan kota sehat yang menjadi indikator penilaian.
Antara lain, Kehidupan Masyarakat Sehat Mandiri, Pemukiman dan Fasilitas Umum, Satuan Pendidikan, Pasar, Perkantoran dan Perindustrian, Pariwisata, Transportasi dan Tertib Lalulintas, Perlindungan Sosial, dan Penanggulangan Bencana.
Selain itu, Walikota Jaya Negara juga menyampaikan, penerapan 9 tatanan tersebut telah dilaksanakan pada penanganan bencana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu di Kota Denpasar. Antara lain, layanan kesehatan, normalisasi sungai, pelebaran drainase, pengelolaan sampah, dan juga edukasi untuk penguatan partisipasi masyarakat terhadap lingkungan. "Inovasi pada seluruh tatanan tersebut, merupakan upaya kami di Pemerintahan Kota Denpasar dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat," ungkap Walikota Jaya Negara.
Dari hasil kunjungan lapangan, Ketua Tim Verifikator, Anak Agung Adi Widya Kusuma, menjelaskan bahwa penilaian Kota Sehat tahun ini memiliki perbedaan dengan tahun sebelumnya, yaitu adanya tambahan tatanan kelembagaan dan menilai Kota Denpasar memiliki sejumlah keunggulan. Di antaranya, permukiman dan fasilitas umum yang tertata, pengelolaan sampah di Desa Tegal Harum yang dinilai efektif, serta kondisi satuan pendidikan mulai SD hingga SMP yang sehat dengan program pencegahan bullying. Bahkan, SMPN 8 Denpasar memiliki siswa berprestasi tingkat nasional berkat penelitian mikroskop digital.
Selain itu, Pasar Badung turut menjadi perhatian. Meski sempat terdampak banjir, fasilitas yang tersedia dinilai lengkap, mulai dari ruang ASI, fasilitas difabel, hingga pelayanan untuk lansia. Tim juga mencatat kemajuan sektor perindustrian yang telah berorientasi internasional, serta layanan sosial yang menonjol dengan inovasi di bidang kesehatan jiwa. “Semua pelayanan yang baik selama proses verifikasi lapangan di Kota Denpasar akan kami sampaikan kepada Tim Verifikator Pusat. Semoga penghargaan tertinggi yang diharapkan dapat diraih oleh Pemerintah Kota Denpasar,” pungkasnya.
02 Oktober 2025
03 Oktober 2025
01 Oktober 2025
01 Januari 2026