Menu

TALKSHOW TENTANG GANGGUAN JIWA

  • Jumat, 06 Mei 2011
  • 1908x Dilihat
TALKSHOW TENTANG GANGGUAN JIWA Pada hari Kamis, 5 Mei 2011, berlangsung talkshow di studio RPKD FM yang dipandu oleh Anggreni. Hadir sebagai narasumber yakni dr. Made Nyandra SpKJ. dari Badan Pelayanan Umum Kota Denpasar. Adapun tema yang dibahas yakni mengenai “Kejiwaan / Psikiatri”. Talkshow berlangsung selama 1 jam mulai Pk. 09.00 hingga 10.00 Wita. Mengawali talkshow, dokter Nyadra menjelaskan bahwa setiap orang mempunyai jiwa / mental, sehingga setiap orang berpotensi untuk mengalami gangguan jiwa. Komponen dari jiwa kita terdiri dari pikiran / mental, perasaan, dan perilaku. Komponen inilah yang dapat mengalami gangguan tanpa kita sadari. Gangguan yang sering terjadi di masyarakat adalah gangguan perasaan seperti perasaan sedih yang teramat sangat. Penyebab gangguan tersebut terdiri dari 2 jenis yakni karena faktor keturunan dan lingkungan. Stigma di masyarakat sering menvonis bahwa orang yang mengalami gangguan jiwa adalah orang gila yang sering meresahkan masyarakat, padahal bukan itu saja. Masyarakat yang sering marah, bisa dikarenakan perasaan yang terganggu. Untuk mengobatinya ataupun menstabilkan perasaannya bisa dengan berkonsultasi pada seorang ahli jiwa / psikiatri. Saat ini ilmu kedokteran jiwa sudah maju sekali, “Jadi jangan heran jika dokter meresepkan obat anti sedih. Obat ini memang benar – benar ada, terbukti, teruji klinis, dan banyak jenisnya serta ditanggung JKBM (Jaminan Kesehatan Bali Mandara).,“ demikian disampaikan oleh dokter Nyandra. Jadi warga kota, yang mengalami perasaan sedih berlebihan, gangguan perasaan, ataupun yang lainnya bisa segera datang ke poliklinik Psikiatri RSUD Wangaya untuk mendapat penanganan Psikiatri. Turut serta berinteraktif melalui telepon 244444, yakni Ibu Yanti, yang menanyakan tentang kondisi adiknya, mengamuk sekitar 3 kali pada saat melihat anak - anak bu Yanti tertawa menonton film kartun. Ibu Yanti juga memberikan masukan kepada pemerintah untuk memperhatikan orang gila atau orang yang mengalami gangguan kejiwaan terutama yang berkeliaran di jalan. Ditanggapi oleh dokter Nyandra, bahwa Ibu Yanti harus mengetahui hal apa yang menyebabkan adik ibu Yanti mengamuk, karena terdapat banyak indikasi, seperti depresi atau juga bisa kejiwaan. Banyak faktor dan kemungkinan yang perlu diperhatikan, sehingga bisa mendapatkan penanganan yang pas, sehingga bisa pulih kembali. Dan ada baiknya untuk tidak takut melakukan konsultasi, agar bisa dilakukan penanganan dan pengobatan yang benar. Jika ditemukan ganguan setelah didiagnosis barulah bisa ditentukan pengobatan ataupun terapi yang harus dijalani. Sebelum mengakhiri talkshow, dokter Nyadra menghimbau agar warga kota tidak beranggapan negatif kepada orang yang mengalami ganguan jiwa karena setiap manusia berpotensi mengalaminya. Saat ini dunia kesehatan telah sangat maju dan sudah ada beberapa obat – obatan yang dapat menolong masyarakat yang mengalami gangguan jiwa, Namun demikian kita tetap harus menghilangkan pemikiran yang memvonis gangguan jiwa hanyalah gangguan jiwa berat seperti yang menggelandang dan meresahkan di jalan. Padahal perasaan sedih mendalam, sangat cemas, sangat curiga, cenderung mudah marah, cenderung cepat tersinggung merupakan gangguan jiwa yang dekat sekali dengan masyarakat. Tentu hal ini tidak memberikan hal yang nyaman, karena menyebabkan kluarga serta pertumbuhan anak – anak di lingkungan tersebut menjadi terganggu. Sebelum itu terjadi, pergunakanlah sarana yang sudah disediakan oleh pemerintah melalui Badan Layanan Umum RS Wangaya agar kita dapat mencegah sedini mungkin, tentu hal ini lebih bermanfaat. -dyt-