Penyakit kolesterol disebabkan oleh kolesterol tinggi di dalam darah yang merupakan salah satu gangguan penyakit jantung yang dialami. Penyakit ini biasanya menyerang bagian pembuluh darah dan bisa mengakibatkan terjadinya serangan jantung. Penyebab utama dari tanda kolesterol tinggi adalah kebiasaan makan yang kurang baik. Misalnya bila makanan mengandung terlalu banyak lemak jenuh serta protein dan terlalu sedikit serat gizi.
Nutrisionis Juni Asti dalam talkshow RPKD 92,6 FM menegaskan tidak semua kolesterol itu berbahaya untuk tubuh, Koleterol juga mempunyai manfaat, yaitu sebagai penyumbang energi yang lebih tinggi daripada protein, pembungkus jaringan saraf, pelapis selaput sel, bahan dasar pembentukan hormon – hormon steroid, pembuat garam empedu yang penting untuk mencerna lemak, pelarut vitamin A,D,E,K dan berperan dalam membantu perkembangan jaringan otak anak. kolesterol dapat berubah menjadi jahat jika kadarnya dalam tubuh melebihi batas normal. Kelebihan kolesterol akan disimpan dan menempel di dinding pembuluh darah hingga menimbulkan pengapuran (arteriosklerosis). Kolesterol melekat lapis demi lapis, perlahan – lahan tanpa disadari penderitanya. Akibatnya aliran darah yang melewati pembuluh darah menjadi tidak lancar, sehingga oksigen yang dibawa darah untuk mensuplai jantung dan otak otomatis menjadi lebih sedikit. Ada ketidakseimbangan antara oksigen supply dan oksigen demand,inilah cikal bakal terjadinya penyakit jantung koroner.
Penyebab terseringsebagai pendukung terjadinyapeningkatan kolesterol didalam darah adalah merokok, mengkonsumsi makanan yang kurang sehat, makanan yang kurang sehat bisa berpengaruh pada kolesterol didalam darah seseorang. Kandungan lemak jenuh tinggi didalam makanan tersebut akan memicu kenaikan kolesterol, kebiasan mengkonsumsi minuman yang mengandung alcohol, tidak melakukan olahraga dengan teratur, dan juga kurang melakukan aktivitas fisik, obesitas, untuk penderita obesitas, maka biasanya mereka mempunyai kadar kolesterol jahat dan kadar trigliserida tinggi didalamnya, Keturunan atau genetika, Usia, Riwayat kesehatan keluarga .
Makanan yang dipercaya dapat menurunkan kolesterol tinggi yaitu oatmeal, anggur merah, ikan yang mengandung asam lemak omega-3 seperti ikan kembung, sarden, tuna dan salmon, kacang-kacangan, teh hitam, alpukat, buah zaitun, yoghurt bebas lemak, buah dan sayuran yang kaya antioksidan, kedelai serta bawang putih.
Ahli Gizi RS Wangaya, Putu Arminiati memaparkan upaya untuk mencegah aksi kolesterol sebelum merambat ke PJk dan stroke diantaranya :
1. Hindari makanan berkolesterol tinggi seperti kuning telur, Cumi-cumi, Otak sapi, otak dan kaki babi, telur burung puyuh, Jeroan sapi, kambing dan babi, Gajih, Kerang putih (tiram), mentega dan margarine, serta Kepiting
2. Perbanyak konsumsi sayur dan buah
3. Jaga kestabilan tekanan darah
4. Turunkan berat badan
5. Makan ikan dan ayam sebagai pengganti daging dan telurkarena ikan mengandung omega 3
6. Mengganti minyak kelapa dengan minyak jagung, minyak kacang, atau biji kapas
7. Membatasi mengkonsumsi makanan dari kelapa (santan), margarin,
8. Makanan dianjurkan untuk diolah dengan cara di kukus, dipanggang, ditumis dan direbus
9. Mengurangi makanan yang menjadi sumber karbohidrat (erd).
02 Oktober 2025
03 Oktober 2025
01 Oktober 2025
08 Januari 2026