Menu

TALKSHOW RUBRIK KESEHATAN "EFEK SAMPING KOSMETIK" KERJASAMA DENGAN RS WANGAYA

  • Kamis, 15 September 2011
  • 2039x Dilihat
Kamis, 14 September 2011 berlangsung talkshow rubrik kesehatan bekerjasama dengan RS Wangaya Kota Denpasar. Hadir Dr. Diah Ayu Saraswati sebagai narasumber dengan topik “Efek Samping Kosmetik”. Talkshow dipandu oleh penyiar Yenni selama 1 jam di RPKD 91, 45 FM mulai pukul 09.00 hingga pukul 10.00 wita. Kosmetik saat ini sudah banyak digunakan dan semakin mudah didapat baik itu yang bermerek ataupun tidak. Kadang masyarakat tidak memperhatikan efek samping yang bermacam – macam seperti salah satunya gatal – gatal. Dalam pemilihan kosmetik perlu diketahui apakah produk itu mencatumkan bahan aktif, yang bisa dilihat di label. Ada beberapa produk yang tidak mencatumkan daftar isi, produk yang seperti itu lebih baik jangan dibeli. Lebih baik membeli produk yang sudah diregistrasi oleh Badan POM. Untuk mengetahui apakah kosmetik yang kita gunakan cocok terhadap kulit kita bisa dengan menggunakan sedikit terlebih dahulu dan dilihat apakah muncul reaksi alergi minimal digunakan selama seminggu. Jika baik – baik saja, berarti kulit kita cocok dengan produk tersebut. Selain itu, untuk menguji alergi bisa kita lakukan dengan menggunakan sedikit di belakang telinga. Jika tidak muncul reaksi alergi mungkin aman kita gunakan tapi tidak menutup kemungkinan pemakaian jangka panjang dapat menimbulkan reaksi alergi. Banyak produk kecantikan yang menawarkan dapat memutihkan kulit dengan cepat, banyak juga yang tidak mencatumkan bahan aktifnya. Cukup berbahaya jika menggunakan produk yang hasilnya instan karena tidak menutup kemungkinan penambahan zat - zat yang berbahaya seperti mercuri. Dalam talkshow ini, Ibu Ratih pendengar RPKD FM bertanya, “Bagaimana cara mengetahui produk kosmetik yang menggunakan mercuri atau tidak?”. Ditanggapi oleh narasumber bahwa tidak bisa secara langsung mengetahui produk tersebut menggunakan mercuri atau tidak, untuk mengetahuinya dilakukan pemeriksaan elektroforesis. Klinik Kosmetik dan Bedah Kulit RS Wangaya Kota Denpasar kini telah dapat melayani Peling untuk wajah, tes alergi untuk kosmetik maupun makanan, ada juga layanan bedah dan konsultasi kosmetik. Pasien yang datang ke Klinik Kosmetik dan Bedah Kulit RSUD Wangaya biasanya melakukan Bedah Listrik untuk yang memiliki bercak – bercak hitam di kulit ataupun kulit yang berjerawat. Selain Bedah listrik ada pula bedah kimiawi. Bedanya adalah bedah kimiawi dilakukan dengan memberikan zat kimia yang dioleskan ke kulit pasien dan bedah listrik dilakukan dengan alat elektrocarter yang mengaliri listrik ke kulit pasien dalam tindakan bedahnya. Dalam talkshow ini, Dokter Diah juga berbagi tips penggunaan kosmetik bagi masyarakat. Pemakaian kosmetik sama seperti pasangan hidup, jadi lebih baik setia pada 1 produk saja selama tidak muncul alergi. Jikalau muncul reaksi alergi kita lebih mudah melacak bahan apa saja yang tidak sesuai dengan kulit kita. Masyarakat yang beraktifitas di luar ruangan dan kulitnya sering terpapar sinar matahari sebaiknya menggunakan tabir surya, disertai topi, kacamata hitam dan juga payung. Dokter Diah juga menjelaskan bahwa kosmetik berbeda dengan obat. Kosmetik itu bersifat dekoratif, jika ada produk yang berfungsi mengobati maka itu sudah dikategorikan obat. Untuk masyarakat yang memiliki jenis kulit kering lebih baik menghindari penggunaan kosmetik yang banyak mengandung alkohol dan aseton karena bahan tersebut akan membuat kulit menjadi semakin kering. Sebaiknya gunakan produk yang berbentuk krim daripada yang berbentuk cair. Sedangkan untuk jenis kulit berminyak lebih baik menghindari pemakaian produk dalam bentuk krim karena cenderung akan menambah produksi minyak. Diakhir talkshow dokter Diah menyarankan agar masyarakat tidak berbagi kosmetik karena belum tentu cocok satu sama lain. Selain itu, usahakan untuk menutup kembali kosmetik setelah digunakan untuk mencegah kontaminasi bakteri. Untuk pencegahan efek samping kosmetik, masyarakat sebaiknya mengurangi pemakaian kosmetik yang tidak terlalu penting. Masyarakat juga diharapkan selalu membaca label kosmetik yang digunakan. Dhia-dyt