Menu

TALKSHOW REVOLUSI MENTAL

  • Kamis, 21 Mei 2015
  • 1108x Dilihat

 

Revolusi mental adalah suatu perubahan mental dari yang negatif ke arah positif, merubah perilaku baik dalam bidang poitik, ekonomi, budaya dan lain sebagainya. Pemerintah mencanangkan revolusi mental karena dianggap perlu ada perbaikan mental bagi seluruh masyrakat. Karena dalam pembangunan Bangsa dan Negara diperlukan mental yang sifatnya mendukung proses pembangunan, maka hal yang berhubungan dengan mental yang tidak mendukung pembangunan Negara perlu diperbaiki.

Salah satu yang bisa dijadikan contoh adalah kesadaran dalam berlalu lintas. Jika dibandingkn dengan Negara lain, kita mengetahui dan memikirkan bagaimana tertibnya berlalu lintas di negara tersebut, tetapi kita tidak dapat melakukan di negara sendiri.

Dalam revolusi mental yang sasarannya dunia pendidikan, dikarekan pendidikan merupakan cara yang  paling tepat untuk memulai membangun revolusi mental. Sistem pendidikan harus diarahkan untuk membangun bangsa yang berbudaya dan menjunjung tinggi nilai - nilai moral. Dalam dunia pendidikan, ada 3 hal yang berperan yaitu keluarga, sekolah, dan lingkungan. Namun peran orang tua sangat penting dalam membangun revolusi mental seorang anak. Rektor Universitas Ngurah Rai mengatakan “Revolusi mental itu memang tidak mudah dilakukan, tetapi bukan berarti tidak bisa dilakukan. Jangan takut melangkah ke arah yang lebih baik”.

Dalam hal prestasi kerja, sikap mental merupakan kondisi mental yang mendorong seseorang untuk berusaha mencapai prestasi kerja secara maksimal. Faktor Psikologi individu antara lain sikap mental, persepsi, peran, kepribadian, kemampuan, keterampilan seseorang akan  mempengaruhi prestasi kerja.

Di akhir perbincangan dalam talkshow yang berlangsung 1 jam, Rektor Universitas Ngurah Rai menyampaikan harapannya “ Kita membangun bangsa ini bersama-sama, lakukan tugas masing masing”.