Narasumber : I Kadek Satrya, S.Ag, M.Pd.H (UNHI)
Hari/Tanggal : Selasa, 24 Oktober 2017
Hari raya Galungandirayakan oleh umat Hindu setiap 210 hari, dengan menggunakan perhitungan kalender Bali yaitu pada hari Budha Kliwon Dungulan (Rabu Kliwon wuku Dungulan) sebagai hari kemenangan Dharma (kebenaran) melawan Adharma (kejahatan). Sebelum Hari Raya Galungan dilaksanakan, Umat Hindu di Bali terlebih dahulu melaksanakan beberapa rangkaian upacara rerainan lainnya, seperti : Tumpek Wariga, Sugihan Jawa, Sugihan Bali, Penyekeban, Penyajaan, Penampahan, Hari Raya Galungan, dan Manis Galungan.
Makna dari perayaan Hari Raya Galungan, seperti yang disampaikan Pak Kadek Satrya dalam talkshow pada hari ini, Selasa, 24 Oktober 2017 adalah wujud dharma dalam diri dalam bentuk kemenangan dengan mengekang hawa nafsu dalam kehidupan, sedangkan segala kekacauan pikiran akibat dari pengaruh Sad Ripu yang ada dalam diri manusia itu adalah wujud dari Adharma. Dari konsepsi lontar Sundarigama inilah didapatkan kesimpulan bahwa hakikat Galungan adalah merayakan menangnya Dharma melawan Adharma. Hal tersebut tertera dalam Lontar Sundarigama dijelaskan sebagai berikut:
“Budha Kliwon Dungulan Ngaran Galungan patitis ikang janyana samadhi, galang apadang maryakena sarwa byapaning idep”
Artinya:
“Rabu Kliwon Dungulan namanya Galungan, arahkan bersatunya rohani supaya mendapatkan pandangan yang terang untuk melenyapkan segala kekacauan pikiran”.
Hari Raya Galungan mempunyai arti Pawedalan Jagat atau Oton Gumi. Hari itulah yang ditetapkan agar umat Hindu di Bali menghaturkan maha suksemaning idepnya ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi atas terciptanya dunia serta segala isinya. Pada hari itulah umat Hindu bersyukur atas karunia Ida Sanghyang Widhi Wasa yang telah berkenan menciptakan segala-galanya di dunia ini dan kembali memulai kehidupan dari titik nol kembali.
Pada akhir sesi talkshow, Pak Kadek Satrya tidak lupa memberikan pesan kepada Umat Hindu Sedharma agar benar-benar melakukan hal yang positif pada pelaksanaan hari Raya Galungan, dan alangkah baiknya kemenangan Dharma tidak hanya dilaksanakan pada hari Raya Galungan saja, melainkan dapat dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari (MAK).
02 Oktober 2025
03 Oktober 2025
01 Oktober 2025
08 Januari 2026