Talkshow Forum Pengelola Pasar Desa
Hadir narasumber Bapak Made Bawa Antara selaku Ketua pengelola Pasar Tamba yang didampingi oleh Bapak I Dewa Ketut Sutarba dari Forum Pengelola Pasar Desa dalam Talkshow yang berlangsung pada hari rabu, 13 Juni 2012 pk.09.00 – 10.00 di RPKD 92, 6 FM.
Forum Pengelola Pasar Desa( FPPD ) dibentuk pada akhir tahun 2011 telah disahkan oleh Walikota Denpasar. Saat ini perkembangan Pasar tradisional Kota Denpasar sudah semakin membaik dan sudah mulai dilirik oleh masayarakat karena pengelola pasar sudah mulai membenahi diri dengan membuat pasar menjadi pasar yang segar, ramah dan nyaman.
Salah satu pasar tradisional di Kota Denpasar adalah pasar Tamba yang berlokasi di Jalan Trengguli no 1 Tembau Penatih Denpasar, tepat di persimpangan jalan gatot subroto - trengguli. Pasar tamba ini berdiri pada 4 Agustus 2001 dengan luas pasar 30 are. Sumber dana untuk membangun pasar tamba yaitu dari swadaya desa pekraman yang dikelola oleh desa pekraman.
Pengelola pasar tamba mengatakan bahwa ada beberapa hambatan dalam memngelola pasar diantaranya pengaturan pedagang, rendahnya kesadaran pengunjung pasar untuk memarkir kendaraan dengan baik, rendahnya kesadaran pedagang dalam membuang sampah pada tempatnya.
Untuk peningkatan pasar, setiap tahun dilakukan monitoring pasar tentang bagaimana manajemen pasar, selain itu juga diadakan pelatihan, lokakarya, studi banding dan juga festival.
Pengelola pasar tamba mengelola pasar sebaik mungkin, begitu juga dengan parkir pengunjung pasar diatur agar tertib dan tidak mengganggu lalu lintas disekitar pasar tamba dengan menyediakan 4 juru parkir. Dengan jumlah pedagang pasar tamba sekitar 150 pedagang, jumlah pengunjung pasar tamba di pagi hari sekitar 500 sampai 600 orang. malam hari pasar tamba juga beroprasi walaupun dengan dagang yang tidak lebih dari pasar tamba di pagi hari. Di katakana oleh Bapak Made Bawa Antara bahwa harmonisasi antara pengelola pasar dan pedagang sangat penting dalam memajukan pasar itu sendiri. Pengelola pasar melakukan pendekatan secara satu persatu untuk mengetahui keluhan, kritik dan saran dari pedagang yang kemudian akan ditelaah terlebih dahulu sebelum ditindak lanjuti demi kebaikan dan kemajuan pasar tamba.
Dalam kesempatan ini Bapak Iwan dari kawasan sanglah bertanya secara langsung melalui line telp 244444 , “ apakah ciri khas dari pasar tamba?â€. Dijelaskan Bapak Made Bawa Antara selaku ketua pengelola pasar tamba bahwa pasar tamba belum memiliki cirri khas, sama dengan pasar lainnya. Mungkin nanti akan digali lagi untuk mendapatkan ciri khusus dari pasar tamba.
Diakhir acara Forum Pengelola Pasar Desa mengajak masyarakat untuk berbelanja ke pasar tradisional. Berbelanja di pasar tradisional bersifat kekeluargaan dan dapat tawar menawar.
“Ayo berbelanja ke pasar tradisionalâ€.
_dia_