Menu

TALKSHOW DALAM RANGKA HARI DEKRANASDA NASIONAL 2016

  • Selasa, 01 Maret 2016
  • 1068x Dilihat

Dewan Kerajinan Nasional didirikan di Jakarta pada 3 Maret 1980, sebagai wadah berhimpunnya segenap pemangku kepentingan seni kerajinan di Indonesia.Dewan Kerajinan Nasional Kota Denpasar diketuai oleh Ibu I.A Selly D.Mantra. Selama ini Dekranasda sangat aktif di dalam berbagai kegiatan dan membantu pengerajin di Kota Denpasar. Dalam talkshow yang berlangsung pada hari Selasa, 1 Maret 2016, Ibu Ketua Dekranasda Kota Denpasar menjelaskanbahwa tujuan dibentuknya Dekranasda yaitu Menggali, melestarikan dan mengembangkan warisan budaya bangsa serta membina penemuan dan pengguunaan teknologi baru, menanamkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya seni kerajinan bagi kehidupan sehari-hari sebagai warga negara Indonesia, meningkatkan kualitas dan kreativitas  perajin dalam rangka meningkatkan daya saing produk kerajinan, mempromosikan produk hasil kerajinan dalam rangka pangsa pasar di dalam dan di luar negeri. Sedangkan untuk fungsi Dekranasda yaitu Pembinaan seni kerajinan warisan budaya bangsa dengan nilai cita rasa dan perwujudan keanekaragaman etnik yang ada di tanah air serta memberikan kesempatan berusaha dan sumber pendapatan bagi masyarakat, peningkatan kontribusi industri kerajinan dalam pembangunan nasional dan daerah serta peningkatan ekspor produk kerajinan, Penyaluran aspirasi anggota dan sebagai sarana komunikasi timbal balik antar anggota dengan pemerintah, dan lembaga tinggi negara lainnya.

Khususnya mengenai keanggotaan, sangat mudah untuk menjadi anggota Dekranasda Kota Denpasar, cukup dengan datang ke bagian perekonomian Setda Kota Denpasar dengan membawa KTP dan kartu nama usaha pengrajin.

Mengenai Program Kerja Dekranasda Kota Denpasar untuk tahun 2016, ada beberapa kegiatan rutin dan inovasi seperti pameran di kota Denpasar dan luar daerah,pembinaan dan monitoring yang dilakukan di 4 kecamatan, selain itu dilakukan pelatihan packaging dan display produk, dan melaksanakan pemilihan duta endek Kota Denpasar.

Ibu Ani dari padangsambian tidak melewatkan kesempatan ini untuk bertanya langsung kepada Ibu Selly Mantra mengenai Pemilihan Duta Endek. Dijelaskan oleh Ibu Selly Mantra bahwa Duta Endek dimulai sejak tahun 2012, dimana duta endek dipilih berdasarkan seleksi kepribadian, sikap, etika ,kecerdasan dan postur tubuh smart dan beauty, yang pelaksanaannya dikoordinasikan oleh Disperindag dan Dekranasda Kota Denpasar , Duta Endek juga diajarkan berwirasusaha muda untuk meningkatan inovasi produk lokal.tugas duta endek duta adalah mensosialisasikan penggunaan produksi dalam negeri, khususnya berupa kain endek, dengan moto "endek kita punya kita pakai kita bangga".

Untuk mengembangkan produk endek, Dekranasda mengikuti event tingkat nasional maupun event Internasional seperti Indonesian Fashion Week dan  juga bekerjasama dengan para designer yang ada di Kota Denpasar. Salah satu pengrajin dendek di Kota Denpasar bahkan telah mengikuti Hongkong Fashion Week untuk tingkat Internasional.

Ibu Selly Mantra dalam talkshow ini menghimbau kepada seluruh pengrajin yang ada di  Kota Denpasar terkait pasar Global dan MEA untuk mengikuti proses sertifikasi produk agar tidak kalah saing di era pasar bebas ini. (NR)