Menu

Talkshow Bersama Wangaya dengan Topik "Diabetes Melitus"

  • Kamis, 11 September 2014
  • 1744x Dilihat

Narasumber : dr. Dewi Catur Wulandari, SpPD  (Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya)

Penyiar : Yani Kurniawati

 

DIABETES MELITUS

Diabetes melitus = DM = kencing manis = sakit gula

Menurut American Diabetes Association (ADA) tahu 2010 : penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan seksresi insulin, kerja insulin ataupun keduanya. Insulin adalah hormon yang dihasilkan oleh sel beta pankreas yang berfungsi untuk mengatur kadar gul dalam darah tetap normal. Data di Indonesia pada tahun 2000 ada sekitar 8,4 juta penyandang Diabetes Melitus (diabetisi) dan WHO memprediksi akan terjadi peningkatan menjadi sekitar 21,3 juta pada tahun 2030. Diabetes Melitus ini dibagi menjadi beberapa tipe yaitu :

Tipe 1 : destruksi sel beta, mejurus ke defisiensi  indulin asolut (autoimun, idiopatik)

Tipe 2: dominan resistensi insulin defisiensi insulin relatif, sampai yang dominan defek sekresi insulin disertai resistensi insulin

Tipe lain : defek genetik fungsi sel beta, defek genetik kerja insuliln, penyakit eksokrin pankreas, endokrinopati, karena obat atau zat kimia , infeksi , imunologi, sindrom genetik lalin yang berkaitan dengan DM.

Gejala - gejala dari penyakit diabetes ini meliputi gejala klasik dan gejala tidak khas.

Gejala klasik 3P : Poligafia (banyak makan), Polidipsia (banyak minum), Poliuri (banyak kencing) , disertai penurunan berat badan sedangkan untuk gejala tidak khasnya yaitu : badan lemah, kesemutan, lesu, cepat merasa lelah, mata kabur, gatal-gatal di kemaluan, luika sulit sembuh, impoten (disfungsi ereksi).

Faktor Resiko Diabetes:[38]

  • Kelompok usia dewasa tua ( > 45 tahun )
  • Kegemukan {BB (kg) > 120% BB idaman atau IMT > 27 (kg/m2)} IMT atau Indeks Masa Tubuh = Berat Badan (Kg) dibagi Tinggi Badan (meter) dibagi lagi dengan Tinggi Badan (cm), misalnya Berat Badan 86kg dan Tinggi Badan 1,75meter, maka IMT = 86/1,75/1,75 = 28 > 27, berarti memiliki Faktor Resiko Dibetes
  • Tekanan darah tinggi (> 140/90 mmHg)
  • Riwayat keluarga DM, ayah atau ibu atau saudara kandung ada yang terkena penyakit diabetes
  • Riwayat kehamilan dengan BB lahir bayi > 4000 gram
  • Riwayat DM pada kehamilan
  • Dislipidemia (HDL < 35 mg/dl dan atau Trigliserida > 250 mg/dl

Pernah TGT (Toleransi Glukosa Terganggu) atau GDPT (Glukosa Darah Puasa Terganggu) Ada 4 pilar Pengendalian penyakit diabetes:[38]

  • Edukasi, pasien harus tahu bahwa penyakit dibetes tidak dapat disembuhkan, tetapi bisa dikendalikan dan pengendalian harus dilakukan seumur hidup
  • Makanan, jika input/masukan buruk, maka output/hasil akan buruk, demikian pula bila makan melebihi diet yang ditentukan, maka kadar gula darah akan meningkat
  • Olahraga, diperlukan untuk membakar kadar gula berlebih yang ada dalam darah
  • Obat, hanya jika diperlukan, tetapi bila kadar gula darah telah turun dengan meminum obat, bukan berarti telah sembuh, tetapi harus konsultasi dengan dokter apakah tetap meminum obat dengan kadar yang tetap atau meminum obat yang sama dengan kadar yang diturunkan atau minum obat yang lain.