Menu

TALKSHOW BERSAMA POLRESTA DENPASAR

  • Senin, 23 Juni 2014
  • 1451x Dilihat

TALKSHOW BERSAMA POLRESTA DENPASAR

HARI / TANGGAL    : SENIN 23 JUNI 2014

TOPIK                      : KAMTIBMAS, PENGAMANAN PILPRES DAN BULAN RAMADHAN

NARASUMBER       :  KOMPOL I NYOMAN WECA  (KASAT BINMAS POLRESTA DENPASAR)
                                   AKP. IDA BAGUS SARJANA (KASUBAG HUMAS POLRESTA DENPASAR)

HOST                       : TANTRI ADEL

Hingga bulan Juni 2014 situasi kamtibmas di Kota Denpasar menurut Kompol I Nyoman Weca (Kasat Binmas Polresta Denpasar) masih dalam kondisi aman dan kondusif meskipun masih ada beberapa kasus yang perlu diwaspadai seperti curanmor, curat, curas, jambret, keprok kaca  termasuk kasus pembunuhan yang terjadi beberapa waktu lalu di kawasan Kuta Selatan dan Denpasar Barat yang sampai saat ini belum dapat diselesaiakan.  Dari data yang ada  kasus curanmor  di wilayah hukum Kota Denpasar berada di urutan teratas, tercatat hingga bulan mei 2014 sebanyak 80 (delapan puluh) kali kejadian atau  mencapai 4 (empat) kali kejadian per hari, menyusul kasus curat sebanyak 66 (enam  puluh enam) kasus, narkoba sebanyak 50 (lima puluh) kasus.

Untuk mengatasi hal tersebut dan menciptkan situasi kamtibmas yang kondusif,  jajaran Polresta Denpasar menggandeng masyarakat untuk bekerjasama memberikan informasi terkait kasus kejahatan sekecil apapun melalui program "Ngiring Waspada" dengan cara mengirimkan sms di hotline 082 237 446 666. Melalui informasi ini jajaran kepolisian dapat menentukan tindakan yang dilakukan untuk mengatasi  masalah kamtibmas di wilayah hukum Kota Denpasar.  Masyarakat cukup menginformasikan  apapun bentuk kejadiannya, kapan dan dimana lokasi kejadian.  Melalui program "Ngiring Waspada" diharapkan masyarakat tidak takut lagi  memberikan informasi kepada polisi karena identitas pelapor dirahasiakan serta dijamin keamanan dan keselamatannya, selain itu untuk mengubah paradigma masyarakat terhadap polisi bahwa polisi bukanlah sosok menakutkan melainkan polisi adalah milik mayarakat, melayani, membimbing dan melindungi masyarakat  dan bisa bersinergi dengan masyarakat untuk mewujudkan Denpasar  aman dan kondusif.

Untuk lebih bisa mendekatkan diri kepada masyarakat, bidang Binmas Polresta Denpasar melaksanakan program kerjanya dan  bekerja sama dengan instansi terkait  seperti  kesbangpolinmas, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama untuk melakukan penyuluhan dengan bertatap muka langsung dengan masyarakat melalui babim yang sudah ditugaskan disetiap desa.

Sementara wilayah yang memiliki tingkat kriminalitas lebih tinggi di Kota Denpasar  yakni Polsek Denbar,  Densel dan Kuta dengan korban yang menjadi sasaran adalah wisatawan asing, masyarakat yang pulang pada subuh dengan kasus kejahatan yakni jambret dan curanmor.

Selain kasus - kasus tersebut, masih  ada kasus yang belum dapat diatasi sampai saat ini yakni kasus pembunuhan di Wilayah Kuta Selatan dan Denpasar Barat. Hal ini disebabkan oleh minimnya informasi dan alat bukti termasuk tidak ditemukan identitas dari korban dan pelaku, tidak terdapat rekaman cctv, dan  minimnya saksi dari kasus tersebut  sehingga menghalangi penyelidikan dan pengungkapan kasus tersebut. Namun Polresta Denpasar  melalui unit reskrim terus mengupayakan dengan terus mencari alat bukti dan informasi yang berkaitan dengan kasus tersebut. Belajar dari kasus tersebut disarankan kepada pemilik hotel dan tempat hiburan untuk memperhatikan sistem keamanan, melengkapi dengan cctv dan memegang identitas dari tamu - tamu yang menginap, begitu juga dengan masyarakat agar selalu membekali diri dengan identitas diri setiap kali bepergian.

Sementara itu Kasubag Humas Polresta Denpasar,  AKP Ida Bagus Sarjana menjelaskan terkait dengan persiapan Pilpres  pada 9 Juli 2014 dan menyambut Bulan Ramadhan pada 28 Juni 2014, Operasi Mantap Brata Agung 2014" sebagai kegiatan jelang Pilpres, dengan  posko "Mantap Brata" di Polresta Denpasar dan menempatkan personel di kawasan perkantoran seperti di Kantor Gubernur, Kantor DPRD, Kantor Panwaslu, KPU dan di beberapa Konsulat di wilayah Kota Denpasar termasuk meningkatkan Patroli Quick Respon dan meningkatkan patroli di kawasan pariwisata. Polresta Denpasar sudah melakukan pengamanan di kawasan yang rawan termasuk meningkatkan patroli  dari unit terbuka,  sabara dan lalu lintas   setiap hari selama  24 jam,  pendekatan dengan masyarakat  melalui Babin dengan tokoh masyarakat di Desa atau Kelurahan.Termasuk mengerahkan personil pada saat berlangsung kegiatan kampanye.  

Selain itu  menjelang Bulan Ramadhan agar masyarakat  memperhatikan kondisi rumah agar tetap aman sebelum ditinggalkan, dan jika bepergian dengan kendaraan, untuk sepeda motor agar menggunakan kunci ganda dan bekerja sama dengan petugas seperti petugas parkir dan sesekali mengecek  kendaraannya.  Meningkatkan kerjasama antara masyarakat dengan masyarakat, masyarakat dengan petugas termasuk saling menghormati anatar sesama sangat diperlukan untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif.