Talkshow bersama Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
Hari/Tanggal : Jumat 28 Agustus 2015
Narasumber : Eka Umarista dan Yosi Kusuma
Tema : Luka Bakar
Penyiar : Wahyu
Dalam kehidupan sehari - hari sering dijumpai banyak orang yang mengalami luka bakar, baik itu karena sinar matahari, air panas, uap panas, benda panas, bahan kimia, listrik dan api skalipun. Berdasarkan dari banyaknya penyebab dari luka bakar, maka luka bakar sendiri juga dipaparkan ada cara mementukan tingkat keparahan luka bakar diantaranya dapat ditentukan penyebabnya, lama kontak, lokasi trauma, serta usia dan status kesehatan.
Luka Bakar dapat dibagi menjadi 3 diantaranya: (1) luka bakar derajat I yaitu kerusakan terbatas pada lapisan epidermis, kulit kemerahaan, perabaan hangat, tidak terdapat bulla, dan terasa nyeri karea ujug-ujung saraf sensoris teriritasi. (2) luka bakar derajat II yang terbagi lagi menjadi 2 yaitu luka bakar derajat IIA yaitu kerusakan pada epidermis dan bagian atas epidermsi sedangkan IIB yaitu kerusakan mengenai dermis dan hampir seluruh bagian dermis dan sisa - sisa jaringan epitel masih sangat sedikit. (3) luka bakar derajat III yaitu kerusakan epidermis, dermis, serta lapisan di bawahnya seperti otot da tulangnya. Pada luka bakar derajat III tidak ditemukan bulla dan tidak terasa nyeri karena saraf-saraf sensoris telah mengalami kerusakan. Dan apabila terjadi luka bakar dapat ditentukan luasnya dengan metode 1 telapak tangan manusia, misalnya apabila luka bakar seseorang pada lengan kanan penuh dapat dipersentasekan 9%.
Penanganan awal sebelum ke Rumah Sakit apabila terkena luka bakar dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu: (1) airway (periksa adanya sumbatan pada jalan napas dan adanya trauma inhalasi). (2) breathing (periksa laju pernapasan normal atau tidak, pada orang dewasa laju pernapasan normal adalah antara 12 - 20 kali permenit). (3) circulation (periksa adanya tanda-tanda syok). (4) nilai luas luka bakar.
Perawatan luka sederhana yang dapat dilakukan dirumah diantaranya lepaskan benda yang masih melekat pada bagian luka bakar seperti pakaian, cincin, gelang, dan sebagainya; alirkan air mengalir selama sekitar 10 - 20 menit; tutup luka denga kasa lembab; jika terjadi bulla, pada fase akut (kurang dari 2 hari) bulla masih steril sehingga tidak perlu dipecahkan namun jika sudah lebih dari 2 hari dapat dilakukan aspirasi pada bulla; dan rehidrasi.
02 Oktober 2025
03 Oktober 2025
01 Oktober 2025
08 Januari 2026