BRONKITIS DAN BRONKIEKTASIS
Narasumber : dr. I Dewa Made Artika, Sp.p (K)
SMF Paru
RSUD Wangaya Kota Denpasar
Penyiar : Yani Kurniawati
Bronkitisadalah suatu peradangan pada cabang tenggorok (bronchus) (saluran udara ke paru-paru
Bronkitis bisa disebabkan oleh:
Adapun gejala - gejala dari penyakit Bronkitis sebagai berikut :
Bronkitis infeksiosa seringkali dimulai dengan gejala seperti pilek, yaitu hidung meler, lelah, menggigil, sakit punggung, sakit otot, demam ringan dan nyeri tenggorokan.
Batuk biasanya merupakan tanda dimulainya bronkitis. Pada awalnya batuk tidak berdahak, tetapi 1-2 hari kemudian akan mengeluarkan dahak berwarna putih atau kuning. Selanjutnya dahak akan bertambah banyak, berwarna kuning atau hijau.
Pada bronkitis berat, setelah sebagian besar gejala lainnya membaik, kadang terjadi demamtinggi selama 3-5 hari dan batuk bisa menetap selama beberapa minggu.Dan cara pengobatan penyakit Bronkitis ini dianjurkan untuk beristirahat dan minum banyak cairan, jika terjadi infeksi, dapat diberi antibiotika.
Bronkientasisadalah suatu perusakan dan pelebaran (dilatasi) abnormal dari saluran pernapasan yang besar.Bronkiektasis bukan merupakan penyakittunggal, dapat terjadi melalui berbagai cara dan merupakan akibat dari beberapa keadaan yang mengenai dinding bronkial, baik secara langsung maupun tidak, yang mengganggu sistem pertahanannya. Keadaan ini mungkin menyebar luas, atau mungkin muncul di satu atau dua tempat.
Gejalanya bisa berupa: - batuk menahun dengan banyak dahak yang berbau busuk - batuk darah - batuk semakin memburuk jika penderita berbaring miring - sesak napas yang semakin memburuk jika penderita melakukan aktivitas - penurunan berat badan - lelah - clubbing fingers (jari-jari tangan menyerupai tabuh genderang) - wheezing (bunyi napas mengi/bengek) - warna kulit kebiruan - pucat - bau mulut.
Pencegahannya dapat dengan melakukan imunisasi campak dan pertusis pada masa kanak-kanak .
02 Oktober 2025
03 Oktober 2025
01 Oktober 2025
08 Januari 2026