Menu

Talkshow Bersama dr. I Dewa Made Artika, Sp.p (K) dengan topik "BRONKITIS DAN BRONKIEKTASIS"

  • Kamis, 10 Juli 2014
  • 1915x Dilihat

BRONKITIS DAN BRONKIEKTASIS

Narasumber    : dr. I Dewa Made Artika, Sp.p (K)
                          SMF Paru
                          RSUD Wangaya Kota Denpasar

Penyiar            : Yani Kurniawati

Bronkitisadalah suatu peradangan pada cabang tenggorok (bronchus) (saluran udara ke paru-paru

Bronkitis bisa disebabkan oleh:

  • Berbagai jenis debu
  • Asap dari asam kuat, amonia, beberapa pelarut organik, klorin, hidrogen sulfida, sulfur dioksida dan bromin
  • Polusi udarayang menyebabkan iritasi ozon dan nitrogen dioksida
  • Tembakaudan rokoklainnya

Adapun gejala - gejala dari penyakit Bronkitis sebagai berikut :

Bronkitis infeksiosa seringkali dimulai dengan gejala seperti pilek, yaitu hidung meler, lelah, menggigil, sakit punggung, sakit otot, demam ringan dan nyeri tenggorokan.

Batuk biasanya merupakan tanda dimulainya bronkitis. Pada awalnya batuk tidak berdahak, tetapi 1-2 hari kemudian akan mengeluarkan dahak berwarna putih atau kuning. Selanjutnya dahak akan bertambah banyak, berwarna kuning atau hijau.

Pada bronkitis berat, setelah sebagian besar gejala lainnya membaik, kadang terjadi demamtinggi selama 3-5 hari dan batuk bisa menetap selama beberapa minggu.Dan cara pengobatan penyakit Bronkitis ini dianjurkan untuk beristirahat dan minum banyak cairan, jika terjadi infeksi, dapat diberi antibiotika.

Bronkientasisadalah suatu perusakan dan pelebaran (dilatasi) abnormal dari saluran pernapasan yang besar.Bronkiektasis bukan merupakan penyakittunggal, dapat terjadi melalui berbagai cara dan merupakan akibat dari beberapa keadaan yang mengenai dinding bronkial, baik secara langsung maupun tidak, yang mengganggu sistem pertahanannya. Keadaan ini mungkin menyebar luas, atau mungkin muncul di satu atau dua tempat.

Gejalanya bisa berupa: - batuk menahun dengan banyak dahak yang berbau busuk - batuk darah - batuk semakin memburuk jika penderita berbaring miring - sesak napas yang semakin memburuk jika penderita melakukan aktivitas - penurunan berat badan - lelah - clubbing fingers (jari-jari tangan menyerupai tabuh genderang) - wheezing (bunyi napas mengi/bengek) - warna kulit kebiruan - pucat - bau mulut.

Pencegahannya dapat dengan melakukan imunisasi campak dan pertusis pada masa kanak-kanak .