TALKSHOW BERSAMA ARTIS BALI "YONG SAGITA"
SABTU 16 AGUSTUS 2014
HOST : TANTRI ADEL
Yong Sagita Suwastika atau yang akrab disapa dengan Yong Sagita merupakan salah satu penyanyi pop Bali senior yang terkenal di era tahun 1980 - an .
Hampir setiap hari wajah penyanyi kelahiran Singaraja 30 November 1961 ini, muncul di stasiun televisi yang kala itu memang jumlahnya masih sedikit. Penyanyi yang selalu tampil menggunakan slayer (penutup kepala) ini sengaja diundang ke studio RPKD FM untuk mengobati kerinduan fans - fans penggemar lagu berbahasa Bali terutama penyanyi lawas.
Yong Sagita memulai karirnya sebagai penyanyi pada tahun 1978 dengan menulis beberapa lirik lagu yang kebanyakan mengangkat tema kritik sosial. Namun kala itu tidak ada produser yang mau menerima lirik lagunya untuk direkam. Hingga tahun 1985 barulah Yong Sagita masuk dapur rekaman di Aneka Record dengan single perdananya "Toris"
Belum bisa mencapai hasil yang maksimal karena penjualan kaset lagu pop bali dikalahkan oleh penjualan kaset drama gong, kemudian pada tahun 1987 Yong Sagita mencoba merekam hasil karyanya di Maharani Record hingga dirinya mulai meraih sukses pada tahun 1988 dengan single "Jaje kakne" .
Dirinya menceritakan penjualan kaset pada saat itu tidak seperti penjualan jaman sekranag yang begitu gampang. Masyarakat yang ingin memiliki kaset bahkan harus rela mengantre. Jika belum bisa mendapatkan kaset seseorang rela hanya mendapatkan cover saja atau sebaliknya, bahkan ada yang rela hanya mendapatkan payung saja jika belum bisa mendapatkan kaset dan cover saja, sehingga pada saat itu masyarakat yang membeli kaset berhak mendapatkan hadiah payung.
Sempat mencoba kompilasi dengan penyanyi lain pada masa itu, di tahun 1988 dengan lagu ngalap matan ai yakni dengan Yan Bero dan Alit Adiari, Yong Sagita mengaku sangat menikmati profesinya sebagai penyanyi Pop Bali karena disetiap aksi panggungnya dirinya tidak pernah membawakan lagu orang lain. Penyanyi yang saat ini disibukkan dengan membuat video klip penyanyi Pop Bali dan masih aktif manggung ini menceritakan lagu - lagu yang ia bawakan merupakan pengalaman pribadi meskipun tidak tertutup kemungkinan ada yang ia tulis berdasarakan pengalaman orang lain seperti yang terjadi pada lagu "Jaje Kakne".
Ditanya pendapatnya mengenai perkembangan lagu pop Bali dirinya mengatakan dilihat dari segi musiknya sangat bagus, namun disayangkan ada beberapa lagu yang liriknya kurang enak didengarkan.
Kedepan penyanyi asal Singaraja ini memiliki rencana merealese lagu - lagu yang sempat mendulang sukses di era 80 an dengan nuansa musik yang sama, hanya vokal saja yang dirubah. Dirinya berharap semoga di tahun 2015 album tersebut sesegar mungkin dapat dinikmati oleh penggemar lagu pop Bali.
02 Oktober 2025
03 Oktober 2025
01 Oktober 2025
08 Januari 2026