Talkshow Batuk Darah Kamis, 03 Mei 2012
RISALAH TALK SHOW
TOPIK : BATUK DARAH
NARASUMBER : Dr IDA BAGUS SUTA, SpP
KAMIS 3 MEI 2012
Batuk darah adalah ekspektorasi darah atau dahak berdarah yang dibatukkan, berasal dari saluran pernafasan bagian bawah (mulai dari pita suara ke bawah). Perdarahan bervariasi mulai dari dahak disertai bercak ataun lapisan darah hingga batuk berisi darah saja.
Ada 3 (tiga) penyebab utama batuk darah dan dapat dibedakan menjadi 3 (tiga) kategori menurut lokasinya :
1. Penyakit / kelainan saluran nafas seperti : bronchitis akut, bronchitis kronis, bronkiektasis, karsinoma bronkogenik
2. Kelainan paru seperti : abses paru, pneumonia, jamur paru, radang paru
3. Kelainan vaskuler (pembuluh darah) seperti : emboli paru, gagal jantung kiri, mitral stenosis, malfomasi pembuluh darah
Demikian diungkapkan oleh dr.IB Suta dalam talkshow rutin yang dilakukan di RPKDFM Kamis, 03 Mei 2012 yang dipandu oleh Yenni RPKD.
Lebih jauh dijelaskan batuk darah adalah kondisi yang sangat mencemaskan penderita, dan harus segera mencari pertolongan karena batuk darah merupakan salah satu gejala penyakit paru. Batuk darah dalam jumlah banyak dapat berakibat fatal dan menyebabkan kematian.
Gejala batuk darah sangat bervariasi tergantung dari kondisi paru.
Batuk darah sering dijumpai pada penyakit TBC paru, kanker paru dan radang paru.
Pada kasus TBC paru seringkali penderita tidak merasa sakit, tetapi apabila terdapat batuk darah penderita baru akan mencari pengobatan.
Batuk darah sering masuk ke rongga hidung dan dirasakan / dianggap sebagai mimisan dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut apakah darah berasal dari saluran nafas atas atau bersumber dari jalan nafas atau paru.
Dalam menegakkan diagnosis hendaknya dilakukan anamnesis / pemeriksaan yang baik baik pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Dalam anamnesis hal – hal yang ditanyakan :
1. Batuk darah berwarna mertah segar / kehitaman, bercampur dengan busa ataukah makanan.
2. Batuk sebelumnya, dahak, ada atau tidak disertai demam, sesak, nyeri dada, riwayat penyakit paru, anoreksia, berat badan menurun.
3. Penyakit komorbid, riwayat penyakit sebelumnya.
4. Kelainan perdarahan, penggunaan obat – obatan.
5. Kebiasaan : merokok
Penatalaksanaan batuk darah
Batuk darah yang tidak masif
Tujuan terapi adalah mengendalikan penyakit dasar.
Diberikan terapi konservatif sesuai penyakit dasar
Batuk darah massif (volume darah yang keluar diatas 600 cc/24 jam)
Tujuan terapi adalah mempertahankan jalan nafas, memproteki paru yang sehat, menghentikan perdarahan.
Untuk penderita batuk darah jangan takut untuk batuk, jangan ditahan karena yang mengancam keselamatan bukan darah yang keluar melalui batuk darah melainkan darah yang tak keluar dan menyumbat salurah nafas yang akan mengakibatkan keadaan bertambah fatal.
Demikian pemaparan tentang batuk darah,talkshow yang berlangsung 1 jam di RPKD 92.6 FM.
*adel*