TALK SHOW PROGRAM PARIWISATA BUDAYA “SOSIALISASI LOMBA OGOH – OGOH MENYAMBUT HARI RAYA NYEPI 1932 ÇAKAâ€
Jumat 12 Maret 2010 dilaksanakan Talkshow Lintas Budaya dan Pariwisata dengan mengambil tema “Sosialisasi Lomba Ogoh - Ogohâ€. Dalam talkshow yang menghadirkan narasumber dari Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Bapak Sutama dan Bapak Saskara, hadir juga dari Dinas Perhubungan Kota Denpasar Bapak Seriawan dipandu oleh Krisna RPKD.
Lomba ogoh- ogoh yang diselenggarakan dalam rangka pergantian tahun baru Çaka 1932 dan untuk memberikan apresiasi kepada Sekaha Teruna Teruni (STT) di Kota Denpasar untuk berkreativitas. Penilaian ogoh-ogoh di setiap kecamatan sudah dilaksanakan dari tanggal 26 s/d 28 Februari 2010 dan sudah terpilih 24 0goh - ogoh terbaik dari 4 kecamatan di Kota Denpasar. Ke-24 ogoh-ogoh tersebut akan di lombakan di Catus Pata Catur Muka pada tanggal 15 Maret 2010. Ogoh-ogoh yang masuk nominasi diberikan waktu dari pukul 04.00 - 06.00 wita untuk memasuki kawasan Lapangan Puputan Badung. Dipilihnya pagi hari, adalah untuk mengindari kepadatan ataupun kemacetan arus lalulintas. Sedangkan untuk penilaian ogoh-ogoh akan dinilai saat ogoh-ogoh bergerak, atraksi dan disesuaikan dengan sinopsis cerita selama 6 menit. Selanjutnya atraksi akan diatur dengan pemukulan gong, gong pertama menandakan acara dimulai, pukulan gong kedua menandakan waktu sudah berjalan 5 menit dan gong ketiga berarti waktu habis. Jika atraksi ogoh-ogoh lebih dari 6 menit, akan mengurangi penilaian, dengan 7 orang juri di setiap sudut catur muka. Selain kreasi kriteria penilaian termasuk komposisi, kreatifitas, ekspresi dan penampilan. Setiap ogoh – ogoh mengikutsertakan 60 orang termasuk pengusung, pengiring dan penari. Lomba akan dilaksanakan pada pukul 16.00 wita dengan terlebih dahulu melaksanakan upacara yadnya. Setelah lomba, ogoh - ogoh dari banjar – banjar yang ada di seputar lapangan puputan akan masuk untk melaksanakan pawai di Catur Muka – Denpasar. Sementara untuk pengamanan dan pengaturan dibantu oleh Kepolisian, TNI, Dishub dan Pecalang, sementara untuk pengaturan peserta lomba ogoh – ogoh memasuki kawasan Catur Muka dengan arah :
ï‚§ Peserta dari Kecamatan Denpasar Utara ogoh-ogoh masuk melalui jln. Nangka dan berkumpul di jln. Veteran
ï‚§ peserta dari Kecamatan Denpasar Timur masuk melalui jln. Patimura, jln. Kepundung, jln. Hayam Wuruk, jln. Surapati dan berkumpul dipinggir jln. Surapati
ï‚§ peserta dari Kecamatan Denpasar Barat masuk dan berkumpul di jln. Gajah Mada
ï‚§ sementara untuk peserta dari Kecamatan Denpasar Selatan masuk melalui jln. Hayam Wuruk, jln. Sugianyar, jln. Diponegoro, jln. Hasanudin dan berkumpul di jln Udayana.
Penutupan jalan akan dilakukan mulai pukul 15.00 wita, jalur yang akan ditutup yakni jln. Gajah Mada, jln. Veteran, jln. Surapati, jln. Kaliasem, jln. Sugianyar dan jln. Udayana. Bagi warga kota yang ingin menyaksikan lomba ini dihimbau untuk menggunakan kendaraan roda dua untuk menghindari kemacetan arus lalu lintas dan memarkir kendaraannya di jalur yang sudah disediakan oleh panitia yakni jln. Durian, jln. Kepundung, atau diluar jalur-jalur yang digunakan pelaksanaan lomba. Sedangkan bagi para undangan disediakan parkir di kantor Walikota Denpasar, Diparda Kota Denpasar dan Kantor Golkar.
Himbauan bagi Warga Kota baik penonton maupun peserta agar mengikuti rangkaian acara ini hingga selesai dengan menjaga ketertiban, untuk suksesnya acara Dalam talkshow yang berlangsung selama satu jam ini, partisipasi interaktif di line telp 244444, Bapak Rian dari jalan Rambutan yang menanyakan kriteria dari lomba yang masih simpang siur dan hal ini menimbulkan miss komunikasi di antara peserta. Panitia lomba ogoh-ogoh mengatakan bahwa kriteria dari penilaian lomba tersebut sebelumnya sudah diinformasikan pada saat technical meeting yang dihadiri oleh semua peserta lomba dan dibagikan dalam bentuk brosure sehingga sebenarnya miss komunikasi tidak perlu terjadi bila peserta membacanya dengan cermat. Secara off air Ibu Sandra menyarankan agar kategori pemenang dalam lomba ogoh-ogoh ditambah. Bapak Rama juga secara langsung bertanya kepada narasumber mengenai tema ogoh-ogoh untuk tahun ini.Dipenghujung acara Ibu Cahya bertanya mengenai penutupan arus lalu lintas di kawasan Denpasar.Dalam kesempatan ini narasumber menjawab, dalam lomba ogoh-ogoh ini akan ditambah katagori pemenang lomba, seperti pemenang untuk partisipan terbaik, sedangkan mengenai tema lomba ogoh-ogoh adalah perwujudan Bhutakala yang mengacu pada nilai - nilai filosofis sastra agama dan mitologi Hindu.Tema ogoh-ogoh Bhutakala merefleksikaan sifat-sifat negatif manusia dan lingkungannya seperti sad ripu, sad atetayi, premada, awidya, dll sebagai sifat buruk yang perlu dihilangkan. Ogoh-ogoh diwujudkan bukan hanya dalam bentuk celuluk atau rangda akan tetapi peserta harus pintar-pintar menggali sifat bhutakala seperti yang disebutkan di atas salah satu contohnya dalam cerita pewayangan dapat dipakai sosok rahwana yang banyak memiliki sifat negatif, demikian pula pada kehidupan sehari-hari manusia juga memiliki sifat negatif seperti minum - minuman keras, judi, dll. Pertanyaan dari ibu Cahya dijawab oleh Dinas Perhubungan Kota Denpasar bahwa penutupan arus lalu lintas akan dilakukan mulai pukul 15.00 wita dan lalu lintas yang akan ditutup meliputi jalan Gajah Mada, Vetran, Surapati dan jalan Udayana.
-dia-