Menu

TALK SHOW BERSAMA PD PASAR (RELOKASI PASAR LOAK)

  • Rabu, 06 April 2016
  • 1402x Dilihat

Hari & Tanggal          : Rabu, 6 April 2016

Narasumber              : A.A. Ngurah Juliartha

Tema                          : Relokasi Pasar Loak

Penyiar                       : Arie Kumbara

Dalam talk show kali ini, yang dilaksanakan Radio Publik Kota Denpasar pada hari Rabu, 6 April 2016 bersama dengan PD Pasar Kota Denpasar membahas mengenai “Relokasi Pasar Loak”, dengan narasumber Bapak Anak Agung Ngurah Juliartha. Bapak Anak Agung Ngurah Juliartha menjelaskan bahwa pasar Loak yang berada di jalan Gunung Agung, sebenarnya bernama Pasar Impres Gunung Agung, dimana pasar ini terbagi menjadi pasar tradisional dan pasar loak. Pasar Impres Gunung Agung merupakan salah satu pasar tradisional dari 13 pasar yang dikelola oleh PD Pasar. Saat ini 12 pasar yang dikelola sudah direvitalisasi, namun hanya di Pasar Impres Gunung Agung yang belum direvitalisasi. Kondisi Pasar Impres Gunung Agung yang menambah kepadatan lalu lintas ini meresahkan terhadap pengguna jalan, sehingga Pemerintah Kota Denpasar melalui PD Pasar mengambil inisiatif  untuk merelokasi Pasar Impres Gunung Agung.

Program relokasi Pasar Impres Gunung Agung, dilaksanakan secara bertahap, gelombang I dilaksanakan pada tanggal 21 Desember 2015 untuk relokasi pasar tradisional ke wilayah Gunung Agung Utara, sedangkan gelombang II dilaksanakan pada tanggal 13 Januari 2016 untuk relokasi pasar loak ke Pasar Kreneng, Lantai 3, Jalan kamboja, Denpasar. Program Relokasi Pasar Loak ini, memiliki payung hukum melalui perjanjian sewa tempat usaha pedagang dengan  PD Pasar yang harus dipertanggungjawabkan. Sebelumnya ada beberapa kendala yang dialami PD Pasar terkait relokasi Pasar Loak, seperti ketakutan dari para pedagang untuk berjualan di tempat relokasi mengingat sudah nyaman melakukan transaksi jual beli di tempat sebelumnya, sehingga sempat membuat PD Pasar melakukan 3 kali pertemuan dengan para pedagang, untuk memberikan keyakinan kepada mereka, hingga akhirnya mereka bersedia direlokasi.

Saat ini Pasar Loak yang sekarang berada di Pasar Kreneng, Lantai 3, Jalan kamboja, Denpasar, dimana aktivitas jual beli sudah berjalan dengan baik, tercatat pembeli yang berkunjung ke Pasar loak yang telah direlokasi kurang lebih sebanyak 200 orang di hari biasa, dan 400 pengunjung di hari libur. Untuk pengunjung yang hendak berkunjung ke Pasar Loak, senantiasa agar lebih teliti dalam berbelanja, karena kondisi barang bekas pakai, jika warga kota mencurigai adanya barang yang ilegal (curian, kriminal) yang dijual agar segera melaporkan ke pihak terkait, minimal satpam dan pihak kepolisian, jika terbukti ada konfirmasi antara pelaku pencurian dan pedagang, sehingga PD Pasar akan segera menindak lanjuti dan memberikan sanksi berupa penghentian hak sewa dari para pedagang tersebut. Saat berbelanja hendaknya cermat dalam memilih barang, dengan membandingkan harga dan kondisi dengan barang orisinilnya, tentunya dengan melakukan penawaran dan memberikan komitmen kepada pedagang dan adanya jaminan oleh pedagang bila barang yang dibeli tidak layak pakai  (A.K).