Menu

Sampah Jadi Berkah : Kelola Sampah Secara Efektif

  • Minggu, 07 Juni 2026
  • 18x Dilihat

Chief Financial Officer (CFO) Jagatara Bali, Ni Putu Aristhia Dewi, mengajak masyarakat untuk mulai mengurangi dan memilah sampah dari rumah dalam Talkshow On Air Creative Weekend di RPKD 92.6 FM (7/6) bertema “Sampah Jadi Berkah, Gerakan Pengolahan Sampah Kreatif di Kota Denpasar”. Dewi memaparkan, kebiasaan sederhana seperti mengurangi penggunaan barang sekali pakai serta memisahkan sampah organik dan anorganik dapat membantu proses pengolahan sampah menjadi lebih efektif dan bernilai guna. Mengubah sampah menjadi berkah dapat diwujudkan melalui ekonomi sirkular dan gerakan peduli lingkungan seperti Bank Sampah. Dengan memilah dari rumah dapat mengurangi timbunan di TPA dan menciptakan nilai ekonomi. Berikut adalah cara konkret mengelola sampah menjadi berkah :

1. Pisahkan Sampah dari Sumbernya
Pilah sampah menjadi dua kategori utama agar mudah dikelola :
-Organik (Sisa makanan, dedaunan) Bisa diolah menjadi kompos, eco-enzyme, atau pakan maggot.
-Anorganik (Plastik, kertas, kaca, logam) Bisa didaur ulang, dibuat kerajinan (ecobrick), atau ditabung ke bank sampah.

2. Dapatkan Manfaat Ekonomi (Rupiah)
Ubah sampah anorganik menjadi uang tambahan : Kumpulkan dan pilah sampah bernilai jual tinggi (botol plastik, kardus, kaleng). Setorkan ke Bank Sampah terdekat di Denpasar atau gunakan platform daur ulang digital yang ada di Indonesia seperti aplikasi Rapel UII. Beberapa komunitas di Bali juga sering mengadakan gerakan sedekah sampah di mana nilai rupiahnya disumbangkan untuk kegiatan sosial Baznas.

3. Olah Menjadi Barang Bernilai Seni
Jadikan bungkus kopi atau botol bekas menjadi tas, dompet, atau pot bunga daur ulang. Kumpulkan plastik-plastik kemasan tidak terpakai, padatkan ke dalam botol bekas menjadi Ecobrick yang bisa dirakit menjadi furnitur fungsional.

4. Pelajari dan Dukung Gerakan Lokal
Terlibatlah dengan komunitas lokal yang peduli lingkungan agar pengelolaan sampah menjadi lebih terarah dan menyenangkan bersama Jagatara Bali (jagatarabali.com.). Karena memilah sampah dari rumah adalah kunci utama.

Melalui edukasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, Jagatara Bali terus mendorong pengelolaan sampah yang kreatif dan berkelanjutan. Sampah tidak hanya dipandang sebagai limbah, tetapi juga sebagai sumber daya yang dapat memberikan manfaat ekonomi. Jagatara Bali berharap semakin banyak masyarakat Denpasar yang peduli terhadap lingkungan sehingga tercipta kota yang bersih, hijau, dan berkelanjutan untuk masa depan.