Menu

Risalah Talkshow Pagelaran 100 Kebaya Senin, 07 Maret 2016

  • Senin, 07 Maret 2016
  • 1051x Dilihat

Tema               : Pagelaran 100 Kebaya

Nara Sumber  :  Yenli Wijaya

                          Dewi Suarjani   

Host                 :  Tantri Adel

 

Globalisasi merupakan gejala yang tak dapat dihindarkan, tetapi sekaligus juga membuka kesempatan yang luas karena globalisasi membawa kemajuan besar dan perubahan – perubahan mendasar dalam kehidupan masyarakat. Perkembangan trend fashion merupakan salah satu dampak globalisasi di jaman modern ini. Fenomena inipun terjadi pada msayarakat khususnya Hindu di Bali dalam konteksnya berbusana adat ke Pura sudah mulai menyimpang dari pakem yang ada. Penggunaan busana yang tidak sesuai terhadap acara dan tempat belakangan ini sering kita jumpai.  Jika hal ini didiamkan tentunya dapat memberikan pengaruh yang negatif. Kondisi ini yang menjadi salah satu hal yang melatarbelakangi dilaksanakannya Pagelaran 100 Kebaya Pesona Nusantara oleh IFC pada 29 – 30 April 2016 mendatang.

IFC (Indonesian Fashion Chamber) merupakan asosiasi yang berkarya dan bergerak di dunia mode di Indonesia yang anggotanya  merupakan fashion designer yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Kegiatan Pagelaran 100 Kebaya Pesona Nusantara ini didukung oleh Pemerintah Kota Denpasar melalui Dekranasda Kota Denpasar, ISI Denpasar dan Instansi terkait lainnya.  Kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya setelah sukses diselenggarakan tahun 2015 pada bulan yang sama yakni bulan April. Pagelaran 100 kebaya Pesona Nusantara ini dikemas dalam beberapa bentuk kegiatan yaitu : Talkshow, Fashion Show, Exhibition dan Art Instalation.  Talkshow dengan tema “Cantik Berkebaya” akan menghadirkan pembicara Ferry Sunarto yaitu salah seorang designer yang menduniakan kebaya, dilaksanakan pada hari Jumat 29 April 2016 bertempat di Gedung Natya Mandala Amphitheater ISI Denpasar dan terbuka untuk umum. Biaya Pendaftaran RP. 100.000,- untuk umum dan Rp. 50.000,- untuk siswa/ mahasiswa.

Sementara untuk kegiatan Pagelaran 100 Kebaya Pesona Nusantara yang meliputi Fashion Show, Exhibition, Art Instalation dilaksanakan pada Sabtu 30 April 2016 di Gedung Natya Mandala Amphitheater Isi Denpasar dan terbuka untuk masyarakat umum.  Masyarakat yang ingin berkontribusi dan memamerkan hasil rancangannya dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp. 500.000,- perkebaya untuk masyarakat umum, Rp. 250.000,- untuk siswa dan mahasiswa. Sementara dalam acara ini juga panitia memberi kesempatan dan kemudahan dengan membebaskan dari biaya untuk siswa SMK Jurusan Busana dan siswa berprestasi yang ingin memamerkan hasil karyanya.

Sementara Ibu Yenli Wijaya dan Ibu Dewi Suarjani selaku ketua panitia dan sekretaris dari Pagelaran 100 Kebaya Pesona Nusantara yang sekaligus juga sebagai Fashion Designer yang sudah malang melintang di dunia Fashion ini menambahkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dalam hal berbusana. Mereka juga menambahkan bahwa Kebaya Kutu Baru dengan menggunakan bet serta puring merupakan pakem kebaya di Bali yang dapat digunakan sebagai busana adat ke Pura. Kebaya Jenis ini bisa dipadu padankan dengan kain (kamen tenun ikat) lembaran, bukan dengan menggunakan kamen jadi apalagi kamen yang polos dengan  bahan kaos yang dapat membentuk lekuk tubuh pemakainya. Padu padan kain tenun ikat ini akan memberikan kesan anggun dan elegan untuk yang memakainya serta yang paling penting adalah bagaimana wanita Hindu khususnya dapat berpenampilan sopan saat pergi ke Pura. Sementara kebaya brokat modifikasi yang tembus pandang sebaiknya digunakan pada saat pesta bukan untuk ke Pura. (del)