Menu

RISALAH TALKSHOW ARTIS BALI

  • Selasa, 17 Februari 2015
  • 1974x Dilihat

RISALAH TALKSHOW ARTIS BALI

SENIN 16 FEBRUARI 2015

BINTANG TAMU               :  MAN WIDHI

                                                   AME NARYAME

HOST     : TANTRI ADEL

 

 

Pengalaman hidup seringkali menjadi  inspirasi bagi seniman untuk dijadikan sebagai karya seni. Pun demikian halnya dengan I Nyoman Widhi Adnyana  "Man Widhi", pelantun tembang Pianak kembar.  kebahagiaannya  menjadi ayah dari sepasang anak kembar  ia tuangkan dalam lirik lagu berbahasa bali.

Pria kelahiran  Kukuh Kerambitan Tabanan yang sehari harinya  berprofesi sebagai dosen ini mengawali kariernya sebagai penyanyi bali pada tahun  2006. Hingga saat ini beberapa lagu hits miliknya sudah tak asing lagi mewarnai balantika musik pop bali seperti  ; ngamong sesana yang ia nyanyikan bersama  sang  istri, sayang keluarga dan beruang (berag uyak utang).

Melihat perkembangan industri musik bali, pria kelahiran 17 september 1988 memiliki pandangan yang positif terhadap seniman terutama seniman lagu pop bali : pencipta, penyanyi dan arranger karena setiap tahunnya lagu pop bali mengalami perkembangan yang signifikan dan variatif.  Namun demikian ia juga berharap khususnya untuk  penyayi  agar memperhatikan kualitas baik itu lagu, vokal dan hal lainnya. Hanya yang dia sayangkan adalah beberapa penerimaan masyarakat  tentang beberapa lagu yang dianggap porno.  menurutnya tak ada karya seni yang porno, tergantung  sudut pandang dari penikmat seni itu sendiri.  Dirinya juga berharap masyarakat penggemar lagu bali agar mendukung seniman dengan tidak membeli vcd/ dvd bajakan.  Selain untuk menghargai hak cipta hal ini juga bertujuan untuk mengetahui sejauh mana karya seni tersebut dapat diterima di masyarakat sehingga mampu memotivasi  seniman untuk menghasilkan karya yang lebih baik lagi.

Tak jauh beda dengan Penyanyi kelahiran Karangasem 08 september 1984 I Ketut Sudarmawan atau yang lebih akrab dipanggil "Ame Naryama". Penyanyi berwajah tampan ini mengawali kariernya sebagai penyanyi pop bali di tahun 2008 melalui album kompilasi dengan lagu yang menjadi andalannya saat itu adalah "Truna Tua".  Hingga tahun 2015 tercatat 3 album kompilasi yang sudah melejitkan namanya.

Dari beberapa judul lagu yang sukses ia bawakan seperti : boya munafik , bunga valentine, takut kesepian,  sangat pas dengan karakter vokal penyanyi kalem ini. Dirinya mengaku lebih nyaman membawakan lagu yang bernuansa melow, apalagi didukung oleh arahan arrangger  yang menyatakan bahwa karakter vokalnya lebih cocok untuk menyanyikan lagu bernuansa sendu.

Tak hanya mahir dengan  olah vokal, Ame Naryame ternyata memiliki bakat dalam hal menciptakan lirik lagu.  Takut Kesepian merupakan lagu yang ia tulis liriknya dan ia nyanyikan langsung. Gayungpun bersambut, lagu ini direspon positif oleh masyarakat. liriknya yang diangkat dari realita kehidupan membuat lagu ini pada saat pertama kali diluncurkan sangat diminati oleh kalangan penggemar lagu pop bali.

Ame demikian ia biasa dipanggil  memiliki pandangan yang positif terhadap perkembangan lagu pop bali. Menurutnya sangat variatif. Tidak menoton yang hanya fokus  pada musik yang konvensional.  Kolaborsi alat musik yang digunakan semakin berkembang, termasuk juga genre lagu bali yang belakangan berkembang cukup pesat.  Dirinya  juga mengharapkan dukungan masayarakat untuk mengapresiasi hasil karya  seniman dengan membeli vcd asli, bukan bajakan.  Karena dengan demikian seniman akan semakin termotivasi untuk melahirkan suatau karya seni.