Menu

RISALAH TALK SHOW FPPD, PASAR PULA KERTHI

  • Rabu, 01 Maret 2017
  • 1553x Dilihat

Narasumber Talk Show                                       : I Wayan Agus Indrawan, ST 

                                                                                  (Sekretaris FPPD dan  Kepala Pasar Pula Kerthi)

 

Penyiar                                                                 : Juna

 

Hari ini Rabu, 1 Maret 2017 Radio Publik Kota Denpasar mengadakan talk show selama satu jam dalam acara  Jelita bersama FPPD (Forum Pengelola Pasar Desa ).  Pada kesempatan ini  Pasar Phula kerti yang merupakan pasar Tradisional di Kota Denpasar hadir untuk menginformasikan tentang pasar Tradisional ini
Bapak Wayan Agus Indrawan, ST selaku kepala pasar Pasar tradisional Phula Kerti dan Sekretaris Forum Pennggelola Pasar Desa memaparkan  bahwa pasar Phula kerti merupakan pasar yang sudah berdiri sejak tahun 1970an  terletak dijalan Serma Made Pil No 55A Sanglah Denpasar dengan luas  -+ 57 are. Pasar ini merupakan pasar milik Banjar Kaja Desa Pekraman Sesetan.

Pasar Phula kerti sendiri terdiri dari dua unit usaha yakni pasar tradisional dan pasar rekreasi. Untuk pasar tradisioanl sendiri menjual aneka jenis kebutuhan sandang dan pangan yang buka dari  dini hari sampai siang hari, untuk malam hari dibuka pasar senggol. Total pedagang yang ada di kawasan pasar tradisional sebanyak 265 pedagang.

Pada pasar kreasi bisa ditemui kios  burung, ikan hias dan aquarium, pedagang umum, permata dan barang antik untuk dipelantaran digunakan untuk pasar bermobil , pelantaran pedagang umum dan untuk malam hari dipakai untuk pedagang senggol yang biasanya ramai dikunjungi warga / anak – anak muda sebagai tempat nongrong / angkringan. Jumlah pedagang di pasar kreasi sebanyak 111 pedagang

Untuk kondisi pasar sendiri bapak Wayan Agus Indrawan menjelaskan dari segi fisik bangunan khususnya pasar tradisional  memang cukup memprihatikan  dan  sudah tidak layak digunakan karena merupakan bangunan yang dibangun sejak tahun 1970  disamping itu parkir masih kurang memadai dengan aktivirtas pasar yang lumayan ramai. Akibatnya juga banyak yang parkir mengunakan badan jalan mengakibatkan kepadatan arus lalu lintas dikawasan pasar phula kerthi. Namun dari pihak pasar sendiri sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasi keadaan ini, tapi memang perlu dukungan dari segala pihak untuk mendukung kesuksesan pasar desa ini  imbuh bapak Agus di akhir talk show (JN)