Reportase Relokasi Pasar Badung Di Eks Tiara Grosir Jalan Cokroaminoto Di Hari Kedua
Pada hari kedua Relokasi Pasar Badung ke eks Tiara Grosir Jalan Cokroaminoto, aktivitas pasar berjalan dengan lancar. Latarbelakang relokasi Pasar Badung ini pasca kejadian kebakaran di Pasar Badung Jalan Gajah Mada Denpasar, dan terkait rencana revitalisasi Pasar Badung untuk menciptakan kenyamanan dalam bertransaksi antara penjual dan pembeli secara kondusif.
Relokasi Pasar Badung dimulai dari tanggal 1 Mei 2016, dimana para pedagang sebelumnya telah melakukan pengundian los/kios dan pada tanggal 30 April 2016 dilaksanakan upacara melaspas. Opersional Pasar Badung masih sama seperti sbelumnya di bagi dalam dua sesi waktu pasar pagi dan malam. Untuk mengetahui bagaimana aktivitas pasar setelah relokasi reporter RPKD FM mewawancarai salah seorang penjual, ibu Nyoman Kondriani, bagaimana menyampaikan bahwa perasaan nyaman, ios/kios tempatnya yang bersih dan tertata rapi dengan fasilitas yang memadai. Pembeli mulai banyak yang berkunjung, demikian pula pelanggan sudah kembali berdatangan. Dalam kesempatan wawancara ibu Nyoman sangat berharap bisa kembali berjualan di Pasar Badung Jalan Gajah Mada Denpasar.
Saat berbincang dengan salah seorang pembeli Ibu Rahma,mengatakan masih kebingungan mencari ios/kios. Namun ketika ditanya pendapatnya mengenai kondisi relokasi pasar badung ini, Ibu Rahma mengungkapkan kondisi pasar bagus dan bersih namun masih perlu perbaikan, seperti lubang angin agar tidak panas, parkir yang sempit dengan jumlah pembeli yang banyak, lantai di los yang basah dan licin. Beliau mengatakan lebih senang berbelanja di pasar badung yang dulu, hanya dengan kendala kurang bersih. Harapannya dengan tempat yang nyaman dan tidak kalah dengan pasar modern, akan mengundang daya tarik masyarakat untuk kembali datang ke pasar tradisional.
Terkait Penataan parkir, Sulatra dari PD Pasar Badung menerangkan bahwa saat ini area pasar menampung 400 motor dan 80 mobil, untuk pengelolaan parkir sudah di atur oleh Petugas Parkir PD Pasar untuk area dalam pasar sedangkan untuk area luar pasar dikelola oleh Banjar adat Balun. Pengunjung pasar diharapkan untuk memarkir kendaraan dengan rapi sesuai tempat yang disediakan ,serta diingatkan untuk mengunci kendaraan untuk mewaspadai hal-hal yang yang tidak diinginkan. Utnuk mengurangi kepadatan lalu lintas di seputaran pasar akibat relokasi ini Dishub Kota Denpasar bersama SKPD terkait lainnya sudah melaksanakan rekayasa lalu lintas Jl. Cokroaminoto ditutup dari sp. Jl. Cokroaminoto – Jl. Gatot Subroto sampai dengan sp. Jl. Maruti – Jl. Cokroaminoto. Sp Jl. Cokroaminoto – Jl. Maruti ke selatan tetap diberlakukan dua arah. Sosialisasi sudah dilaksanakan 2 minggu sebelumnya mellaui siaran RPKD 92,6 dan media sosialb FB Lalu Lintas Denpasar.(erd & dw).
02 Oktober 2025
03 Oktober 2025
01 Oktober 2025
08 Januari 2026