Remaja jompo merupakan sebuah istilah di media sosial yang familiar di kalangan remaja Generasi Z dan Generasi Millenial yang berarti juga mendefinisikan penyakit tidak menular pada remaja yang ditandai dengan kelelahan, pegal-pegal, sakit pinggang dan punggung, badan terasa lemas, serta mengalami pusing atau sakit kepala dengan intesitas yang lebih sering. Keadaan ini disebabkan oleh beberapa faktor khususnya perilaku remaja itu sendiri seperti diantaranya kurangnya aktivitas fisik, memiliki postur tubuh yang tidak proposional, posisi duduk yang salah, konsumsi junkfood, darah rendah, ganggguan kesehatan mental, merokok dan mengkonsumsi alkohol.
Melalui Talkshow Radio Publik Kota Denpasar dengan Made Adhi Setiawan, S.Ft., Ftr. dari RS Dharma Yadnya menyebutkan ada banyak pencegahan yang bisa di lakukan untuk meringankan gejala, dapat dilakukan beberapa aktivitas yang membantu seperti :
1. Perhatikan postur tubuh
Saat berdiri, pastikan tubuh tegak, bahu ke belakang, dan kepala sejajar dengan tubuh. Saat duduk, pastikan kursi memiliki ketinggian yang tepat, lutut di bawah atau di pinggul, dan pergelangan kaki di depan lutut.
2. Istirahat sejenak
Jika Anda bekerja, luangkan waktu untuk beristirahat sejenak setiap 30 menit. Lakukan peregangan ringan agar badan tidak kaku karena terlalu lama menatap layar komputer dengan posisi yang sama. Berikut adalah beberapa gerakan peregangan ringan yang dapat dilakukan di kantor :
mempertahankan berat badan ideal dengan melakukan olahraga rutin serta dengan menerapkan gaya hidup sehat serta istirahat yang cukup juga perlu dilakukan. Warga Kota faktor penyebab terbentuknya fisik yang lemah dan mudah lelah yang secara popular dan ikonik disebut remaja jompo harus ditempatkan sebagai tanggung jawab personal anak muda di generasi sekarang ini.
02 Oktober 2025
03 Oktober 2025
01 Oktober 2025
08 Januari 2026