Menu

PERKENALAN MISS INTERNET 2015 DARI APJII

  • Jumat, 05 Februari 2016
  • 964x Dilihat

RISALAH TALK SHOW BERSAMA MISS INTERNET 2016

Tanggal & Waktu       : Jumat, 5 Februari 2016 & Pk.09.00 – 10.00 Wita

Tema                           : Perkenalan Miss Internet Bali 2015

Narasumber              : Ni Made Ayu Satyadriti, Miss Internet Bali 2015

Penyiar                        : Ratna

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) wilayah Bali menggelar Miss Internet di Tahun 2015 yang mengusung tema  “Smart, Beauty And Care To Prevent Cybercrime” telah terselenggara untuk ketiga kalinya pada bulan November 2015 lalu. Ni Made Ayu Satyadriti atau yang kerap dipanggil Ayu Tya terpilih sebagai pemenang yang menggelar predikat sebagai Miss Internet Bali 2015 setelah melewati tahap pemilihan dengan saingan yang begitu ketatnya. Dalam acara talkshow perkenalan Miss Internet 2015, Ayu Tya mengaku sangat senang dan bersyukur bisa dipilih dan dipercaya dalam mengemban visi APJII sebagai Duta Internet Sehat, Aman dan Produktif.

Pemilihan Miss Internet Bali 2015 ini salah satunya bertujuan untuk Mencegah penyalahgunaan teknologi khususnya penggunaan jaringan internet., terlebih jaringan Internet kini sudah dikunjungi oleh lebih dari jutaan orang di seluruh penjuru dunia. Tentu saja kehadiran internet tidak dapat dipungkiri memberikan nilai postif dan negatif, dikarenakan adanya penyalahgunaan teknologi. Selain itu, banyak yang mempertanyakan kenapa hanya miss internet dan bukan mister internet? Gadis cantik asal Singapadu, Gianyar ini mengatakan dipilihnya miss se-bali karena APJII di dalam melaksanakan misinya membutuhkan sosok yang menarik, bukan hanya penampilan atau hal yang lain, sehingga dipilihlah wanita sebagai wakil karena wanita mempunyai daya tari yang khas, jika ada sosok yang menarik pasti orang akan serius dan memperhatikan selain itu juga penduduk Indonesia di dominasi kaum perempuan oleh sebab itu  Miss Internet yang akan menjembatani sebagai Public Relation kepada masyarakat Bali”.

Ayu Tya, mahasiswa semester enam Jurusan Sastra Jawa Kuno UNUD ini berharap dalam bertugas selama satu tahun kedepan mampu mengedukasi masyarakat tentang awareness atau kepedulian terhadap keamanan mengakses internet. Sehingga nantinya mampu menggalakkan pencegahan cybercrime pada masyarakat di Bali pada khususnya (erd).