Tindak kriminalitas di era sekarang memang sudah sangat meresahkan, terutama yang terjadi di kalangan remaja di Indonesia khususnya di Bali. Seperti banyak kasus yang menimpa remaja akhir – akhir ini membuat banyak pihak khususnya yang konsern terhadap dunia remaja mulai gerah dan semakin gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas agar penomena kekerasan pada remaja ini dapat diminimalisir.
Seperti yang di sampaikan oleh Ibu Luh Putu Anggereni, SH yang juga merupakan Ketua Harian dari lembaga P2TP2A, dan Erma Pradnyani, SKM selaku relawan KISSARA yang menjadi narasumber dalam talkshow interaktif bersama P2TP2A, (Rabu, 12 Juli 2017) di studio RPKD 92,6 FM. Luh Putu Anggereni menjelaskan, bahwa pergaulan remaja di Indonesia saat ini sudah sangat mengkhawatirkan, sehingga perlu adanya pengawasan yang intensif dari berbagai pihak, khususnya kepada setiap Orang Tua wajib untuk selalu mengajarkan kapada anak – anaknya agar lebih selektif dalam memilih teman dan menghindari perilaku yang dapat memancing tindak kriminalitas itu muncul. Sedangkan seperti dijelaskan Erma yang aktif di Komunitas KISSARA juga secara langsung berhubungan dengan remaja, menegaskan bahwa setiap remaja hendaknya agar menghindari sikap tertutup, melainkan harus terbuka akan segala informasi, dan perlakuan yang dihadapi serta diterimanya kepada orang yang dapat dipercaya seperti orang tua atau saudara terdekat. Hal ini dimaksudkan supaya setiap permasalahan yang dihadapi oleh remaja dapat diselesaikan.
Dengan adanya perhatian yang begitu besar dari berbagai pihak mengenai penomena kekerasan seksual yang terjadi pada remaja, terutama Pemerintah sebagai pemegang pemangku kebijakan, harus mendapat dukungan dari segenap lapisan, dan sekecil apapun persoalan yang terjadi di kalangan remaja harus segera mendapat perhatian dan penanganan advokasi segera agar tidak meluas ke persoalan lainnya.(bc)
02 Oktober 2025
03 Oktober 2025
01 Oktober 2025
08 Januari 2026