Menu

PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI DI RUMAH SAKIT

  • Kamis, 18 Mei 2017
  • 2783x Dilihat

Rumah sakit sebagai salah satu sarana kesehatan sangat berperan penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dan soudah seyogyanya dapat memberikan pelayanan yang bermutu sesuai standar yg berlaku untuk Masyarakat  sebagai penerima pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, dan pengunjung RS dihadapkan pada risiko terkena  infeksi (Infeksi Nosokomial). Untuk meminimalkan risiko terjadinya infeksi di RS perlu diterapkan pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) dengan kegiatan meliputi : Perencanaan , Pelaksanaan, Pembinaan , Pendidikan dan pelatihan dan Monitoring dan evaluasi. Keberhasilan upaya tersebut merupakan salah satu parameter tingkat mutu pelayanan RS.

Ketua Komite Pencegahan dan Pengendalianan Infeksi RSUD Wangaya, dr. A.A Istri Sri Kumala, SP.PD dalam talkshow bersama dengan 92,6 Radio Publik Kota Denpasar menjelaskan bahwa kebersihan tangan merupakan hal utama dalam  program PPI karena adalah komponen sentral dari Patient Safety,  Sederhana dan efektif mencegah HAIs,  Menciptakan lingkungan yang aman,  Pelayanan kesehatan aman,  Bila tangan kotor , cuci dengan sabun/antiseptik di  air mengalir,  Bila tangan tak tampak kotor , bersihkan dengan gosok cairan  berbasis  alcohol, Penyebab utama infeksi nosokomial , Penyebaran kuman multi resisten  dan Kontributor terhadap timbulnya wabah. Disilah Sangat diharapkan Masyarakat  sebagai penerima pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, dan pengunjung RS sadar betul terhadap kebersihan dan perlindungan diri bila datang kerumah sakit karena sesungguhnya rumah sakit sesungguhnya gudang bakteri.

I Wayan Wiratama, SH.S.Kep Sekretaris Komite Pencegahan dan Pengendalianan Infeksi RSUD Wangaya juga menjelaksan bahwa untuk mencegah dan mengendalikan infeksi pada Masyarakat  sebagai penerima pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, dan pengunjung RS maka sangat penting untuk menerapkan kewaspadaan baik itu melalui kontak berupa sentuhan, udara dan lainnya termasuk didalam nya batuk batuk. Dalam hal menjenguk agar sesuai dengan jam besuk dan alangkah baiknya agar tidak menjenguk beramai-ramai karena semakin besarlah peluang masuknya  infeksi ke dalam tubuh si penjenguk. Ada baiknya agar keluarga yang menjenguk datang seperlunya dan pastikan dalam kondisi yang fit agar virus, bakteri dan sejenisnya tidak mudah hinggap dan berkembang dalam tubuh (erd).