Pemerintah Kota Denpasar bekerjasama dengan BPBD Provinsi Bali mulai memasang Early Warning System atau EWS banjir di sejumlah titik rawan. Alat ini dipasang untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat jika debit air sungai meningkat dan berpotensi menyebabkan banjir. Untuk saat ini ada 6 titik yang sudah dipasang di Daerah Aliran Sungai Badung. Demikian diungkapkan oleh Wayan Suryawan selaku Kepala UPTD Pengendalian Bencana Daerah BPBD Provinsi Bali didampingi oleh Sekretaris BPBD Kota Denpasar Anak Agung Ngurah Anom Surya Kencana serta Putu Dedy Rimbawan dari Forum Pengurangan Resiko Bencana Provinsi Bali dalam Talkshow On Air dan Live YouTube di Studio Siaran LPPL Radio Publik Kota Denpasar (27/01).
Pemasangan Early Warning System dilakukan sebagai upaya mitigasi bencana dan peningkatan kewaspadaan masyarakat, terutama saat curah hujan tinggi. Sistem ini dirancang untuk memantau ketinggian air secara real time dan memberikan peringatan dini kepada masyarakat. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk memantau informasi kebencanaan melalui akun resmi seperti BMKG, BPBD dan akun pemerintah. Masyarakat diimbau untuk mengikuti arahan petugas jika harus dievakuasi karena terjadi bencana, demi keselamatan bersama.
02 Oktober 2025
03 Oktober 2025
01 Oktober 2025
08 Januari 2026