Menu

Pembinaan dan Penyuluhan Keselamatan LaluLintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) serta Pemilihan Pelajar Pelopor di Kota Denpasar 2016

  • Rabu, 11 Mei 2016
  • 1628x Dilihat

Permasalahan Kota besar hampir sama di seluruh Indonesia, seperti halnya Kota Denpasar, salah satu permasalahan pokok adalah masalah lalu lintas. Semakin tingginya dinamika dan mobilitas penduduk menyebabkan kebutuhan akan kendaraan semakin tinggi, seiring dengan daya beli yang semakin meningkat, sehingga jumlah kendaraan pribadi di Kota Denpasar semakin banyak. Kondisi ini tentu saja memicu kepadatan pada jam-jam tertentu. Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kota Denpasar bersama SKPD terkait, untuk mengatasi permasalahan ini, seperti melalui perbaikan fasilitas jalan dan rambu jalan, informasi lalu lintas di RPKD 92,6 FM, ATCS Dishub Kota Denpasar serta miniatur Taman Lalu Lintas. Namun demikian, permasalahan belum juga kunjung usai, angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas belum juga berkurang hal ini disebabkan oleh prilaku masyarakat yang kurang disiplin dan harus segera diperbaiki. Dishub Kota Denpasar menindaklanjuti dengan melaksanakan pembinaan dan penyuluhan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ) secara berkala ke sekolah-sekolah dimulai dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMU . Kegiatan ini secara rutin dilaksanakan setiap tahunnya untuk memberikan pembinaan secara dini kepada anak-anak sekolah, sehingga nantinya prilaku keselamatan berlalu lintas dan angkutan jalan dapat tertanam dalam pikiran dan perilaku mereka. Dan khususnya untuk siswa TK/SD dapat diajarkan tentang rambu jalan dan keselamatan berlalu lintas di Taman Lalu Lintas di Lapangan Lumintang Denpasar, para guru dapat mohon pendampingan dari Dishub Kota Denpasar bila diperlukan. Dalam kesempatan ini pembinaan dan penyuluhan akan menggandeng serta BNN Kota Denpasar yang memberikan materi tentang narkoba, serta KISARA (Kita Sayang Remaja) terkait dengan materi tentang kenakalan remaja. Tingkah laku pengendara di jalan yang ugal-ugalan sering dipengaruhi oleh pergaulannya dan juga konsumsi obat-obatan terlarang, dengan pelaksanaan ini diharapkan dapat membina remaja sejak dini tentang bahayanya dan menjauhi pergaulan yang berakibat membahayakan diri sendiri dengan kegiatan yang bermanfaat. Kegiatan pembinaan dan penyuluhan rencananya akan dilaksanakan pada bulan Mei ini, dan kemudian akan dilanjutkan dengan Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas. Pemenangnya akan dikirim untuk mengikuti pemlihan serupa tingkat nasional. Denpasar tahun lalu berhasil meraih Harapan I tingkat Nasional yang diwakili oleh SMK PGRI 5 Denpasar. Tentunya pelaksanaan kegiatan ini tidak sebatas penyuluhan dan lomba semata, tetapi diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas, membudayakan tertib dan disiplin berlalu lintas serta meningkatkan keselamatan berlalu lintas. (kr)