ASI eksklusif merupakan pemberian ASI atau air susu ibu pada bayi dari 0-6 bulan. Selama rentan waktu tersebut, makanan yang didapatkan bayi hanyalah ASI. Bayi tidak boleh mendapatkan makanan atau minuman yang lainnya meskipun makanan dan minuman tersebut bergizi. Setelah usia bayi menginjak 6 bulan, maka makanan selain ASI dapat dikenalkan pada bayi. Meskipun begitu, ASI tetap harus dilanjutkan hingga usia bayi 2 tahun.
Dr. Kadek Suarca selaku Dokter Specialis Anak RSUD Wangaya dalam talkshow di kesempatan pagi hari ini menjelaskan Manfaat ASI eksklusif itu sendiri sudah tidak bisa diragukan lagi. ASI eksklusif memiliki banyak manfaat untuk bayi. ASI adalah makanan terbaik untuk bayi. Tidak ada makanan apapun sebaik ASI yang dapat diberikan pada bayi sebelum usianya 6 bulan. Di dalam ASI, khususnya ASI pertama yang keluar atau disebut dengan kolostrum terkandung gizi dengan komposisi tepat yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Hanya dengan ASI kebutuhan gizi bayi sudah terpenuhi. ASI dapat membantu untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Di dalam ASI terkandung antibodi yang diperlukan bayi untuk meningkatkan atau memperkuat sistem kekebalan tubuhnya saat bayi lahir. Pemberian ASI eksklusif pada bayi dapat menurunkan risiko bayi terserang berbagai macam penyakit. Manfaat ASI eksklusif :
1. ASI mampu meningkatkan kecerdasan bayi, perkembangan kognitif bayi akan semakin meningkat dengan pemberian ASI
2. Dengan ASI bayi tidak akan mengalami alergi, lain halnya dengan susu formula, susu sapi, atau susu kedelai.
3. ASI eksklusif dapat menurunkan risiko bayi mengalami obesitas atau kegemukan saat ia besar nanti
Beberapa tanda bayi cukup menerima ASI
Dr. Kadek Suarca menambahkan beberapa usaha yang harus dilakukan oleh seorang ibu adalah :
1. Ibu harus tau teknik menyusui yang baik dan benar
2. Ibu harus mendapat nutrisi yang cukup
3. Proses menyusui seorang ibu harus mandapat dukungan dari suami dan lingkungan terdekat
4. Seorang ibu harus mempersiapkan diri untuk memerah ASI untuk ibu yang bekerja, minimal 2 jam sekali ( GP )
02 Oktober 2025
03 Oktober 2025
01 Oktober 2025
08 Januari 2026