Menyongsong Masa Purnakarya
RISALAH TALKSHOW LK3 SABTU, 9 JUNI 2012
Purnakarya bisa dikatakan pension atau ketika masa tugas dan masa kerja telah berakhir,demikian diungkapkan oleh Bapak Hartono dari LK3 Bina Sejahtera Propinsi Bali dalam talkshow interaktif di RPKDFM 92.6 Sabtu 9 Juni 2012 yang dipandu oleh Dhimas RPKD. Selain itu juga hadir psikolog Nena Mawar Sari dan Agus Pharmantara. Lebih lanjut dijelaskan ketika memasuki masa purnakarya harus sudah mempersiapkan diri termasuk kegiatan yang akan dilakukan setelah pension nanti. Banyak cara agar seseorang siap menghadapai masa purnakarya diantaranya sudah punya rencana kegiatan yang akan dilakukan setelah tidak ada kegiatan dikantor atau tempat dinas lagi, selain itu juga perlu dukungan dari keluarga, bentuk dukungan dengan terus memberi support agar tetap produktif walaupun sudah tidak bekerja lagi. Sementara beberapa persepsi yang muncul dimasyarakat terkait purnakarya, biasanya seseorang yang sudah tidak bekerja menjadi beban bagi keluarga. Seperti duangkapkan oleh Nena Mawar Sari, psikolog dari LK3 Propinsi Bali. Ada cara untuk mempersiapkan mental ketika sudah memasuki masa purna karya, diantaranya sudah punya kegiatan lain dimasyarakat, karena dengan masa purnakarya artinya sudah siap kembali dimasyarakat. Mental juga harus benar benar siap ketika sudah tidak aktif lagi di dunia kerja, jangan sampai menjadi beban kedepannya. Selain itu juga aka nada dampak apabila seseorang tidak siap menghadapai masa purna karya, diantaranya adalah ketidaksiapan dengan segala hal yang masih berkaitan dengan pekerjaan, misalkan masih mempunya tanggungan utang ketika masih masa produktif di dunia kerja. Hal ini tentunya akan memicu terjadinya gangguan dipikiran yang tentunya bisa menyebabkan stress bagi orang yang sudah memasuki masa purnakarya.
Sementara itu untuk mepersiapkan ketika memasuki masa purnakarya seharusnya sudah memiliki rencana kegiatan seperti yang diungkapkan oleh Agus Pharmantara, ketika seseorang sudah kembali ke masyarakat sudah memiliki kegiatan yang bisa mengisi keseharian dari seseorang yang sudah ada di masa purna karya. Diantaranya juga beberapa daerah juga sudah menyiapkan kegiatan atau pelatihan yang bisa mengisi waktu kosong para purna karya. Sementara untuk dimasyarakat orang yang sudah memasuki masa purnakarya bisa juga dikutkan dalam setiap kegiatan yang diadakan dilingkungan masyarakat.
Melihat kondisi psikologis para purnakarya secara umum pasti selalu ada tekanan dari dalam dirinya, ketika seseorang tidak siap maka akan menjadi beban tersendiri. Hal ini akan menjadi masalah ketika seseorang tidak mampu mengelola stress yang diakibatkan oleh ketidaksiapan seseorang memasuki masa pension.
Diakhir talkshow semua narasumber mengharapkan anggota keluarga bisa terus mendukung setiap anggota keluarga yang akan memasuki masa purnakarya.
*db