Pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang bertempur gagah berani membela Bangsa dan Negara. Adapun makna kata pahlawan adalah sosok yang patut dibanggakan. Terdapat ungkapan yang populer menyebutkan bahwa “Bangsa yang besar ialah bangsa yang menghargai dan menghormati jasa pahlawannya”. Apabila bangsa tidak memiliki pahlawan berarti sama saja bahwa bangsa tersebut tidak mempunyai hal yang dibanggakan. Apabila suatu bangsa tak mempunyai sosok yang patut untuk dibanggakan, maka bangsa itu merupakan satu bangsa yang belum memiliki harga diri.
Bapak I Gusti Bagus Saputra, S.H selaku Legiun Veteran Republik Indonesia dalam talkshow bersama RPKD menjelaskan yang melatarbelakangi tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan adalah peristiwa pertempuran hebat yang terjadi di Surabaya antara arek-arek Suroboyo dengan serdadu NICA yang diboncengi Belanda. Hal inilah penyebab meletusnya pertempuran pertama antara Indonesia melawan tentara Inggris pada 27 Oktober 1945. Serangan-serangan kecil itu ternyata dikemudian hari berubah menjadi serangan umum yang hampir membinasakan seluruh tentara Inggris. Puncak dari bentrokan bersenjata di Surabaya tersebut adalah terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby, (pimpinan tentara Inggris untuk Jawa Timur), pada 30 Oktober 1945 sekitar pukul 20.30. Kejadian ini menimbulkan kemarahan di pihak Ingris, dimana pada tanggal 10 November 1945 pagi, tentara Inggris melakukan aksi yang disebut sebagai “Ricklef “ pada setiap sudut kota Surabaya yang menyebabkan 6000 rakyat Indonesia gugur dalam pertempuran.
Bapak I Gusti Bagus Saputra berpesan kepada masyarakat Indonesia agar mempertahankan NKRI dan UUD 1945, harus menjadi pelaksana untuk mewujudkan cita – cita proklamasi yang berpedoman pada Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta tetap setia kepada Pancasila. ( GP )
02 Oktober 2025
03 Oktober 2025
01 Oktober 2025
08 Januari 2026