Menu

MENGENALI MATA MERAH

  • Kamis, 10 Agustus 2017
  • 1349x Dilihat

Mata merupakan salah satu indera yang paling penting sebagai media penglihatan, dan mata juga merupakan bagian yang paling sensitif pada tubuh manusia sehingga perlindungan dan perhatian terhadap mata perlu dilakukan sesering mungkin. Jika mata tidak mendapat perawatan yang tepat maka mata akan menjadi iritasi dan berwarna merah. Mata merah cenderung mengganggu saat berkomunikasi dengan orang lain. Bukan hanya berdampak saat berinteraksi dengan orang lain, mata merah juga terasa mengganggu bagi penderitanya karena biasanya disertai rasa sakit, perih, gatal, berair, atau bahkan bengkak sehingga membuat penglihatan menjadi samar.

Mengenai mata merah ini dr. Harumi Purwa, SPM (Specialis Mata) RSUD Wangaya menjelaskan tentang hal ini, dalam talkshow interaktif bersama RSUD Wangaya (Kamis, 10 Agustus 2017), mengatakan ketika mata menjadi, merah keadaannya membuat bagian putih mata Anda terlihat merah sepenuhnya atau hanya berupa garis-garis merah. Hal ini terjadi karena pembuluh darah di mata membengkak atau mata sedang mengalami iritasi. Kondisi ini bisa disebabkan juga oleh banyak hal seperti alergi, mata lelah, infeksi, luka pada mata, atau bisa juga menandakan penyakit mata yang lebih serius seperti ulkus kornea atau glaukoma. Beberapa hal umum yang menjadi penyebab mata merah, diantaranya seperti  terjadi Konjungtivitis. Konjungtivitis adalah salah satu infeksi mata yang paling umum dan juga menular. Penyakit ini disebabkan karena adanya peradangan di konjungtiva, yaitu lapisan jaringan tipis yang menutupi bola mata dan permukaan bagian dalam kelopak mata. Hal ini menyebabkan pembuluh darah pada mata membengkak, membuat mata terlihat merah, dan seakan-akan terasa kesat.

Peradangan pada mata bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari alergi, debu, atau karena infeksi. Konjungtivitis yang disebabkan oleh alergi biasanya menimpa kedua belah mata dan terasa gatal luar biasa. Sementara konjungtivitis yang disebabkan oleh virus awalnya menimpa satu mata terlebih dahulu hingga membuat mata berair, barulah setelah beberapa hari, mata kedua pun mulai turut memerah. Konjungtivitis yang disebabkan bakteri membuat mata terus-menerus mengeluarkan kotoran, disertai kerak di sekitar kelopak.

Sehingga untuk menghindari mata menjadi merah dan iritasi, masyarakat diminta untuk selalu menjaga pola makan, dan gaya hidup serta selalu menggunakan kacamata ketika bekerja di lapangan, apabila sakit pada mata semakin memburuk segera untuk memeriksakan diri ke dokter. (bc)