Menu

MEMBANGUN JIWA KEWIRAUSAHAAN DI KALANGAN MAHASISWA

  • Rabu, 30 Maret 2016
  • 1341x Dilihat

Rabu, 30 Maret 2016
Narasumber   : -  Nyoman Dwika Ayu Amrita, SE, MSi (Dosen Fakultas Ekonomi

Universitas Ngurah Rai)

-  Luh Putu. Virra Indah Perdanawati, SE, M.Si,Ak (Dosen Fakultas  Ekonomi Universitas Ngurah Rai)

Penyiar           : Beny Cahayadi

 

Pembahasan tentang kewirausahaan ini sebenarnya sudah sejak lama dan pernah dibahas dalam pertemuan mahasiswa perguruan tinggi swasta di Bali yang diadakan kopertis wilayah VIII, dalam membentuk wirausaha muda di Bali. Mengingat peran dari perguruan tinggi sangat penting dalam pengembangan SDM yang cakap, untuk itu menyasar kalangan mahasiswa. Karena mahasiswa itu dianggap sudah mempunyai pemikiran yang logis yang lebih dewasa, maka perguruan tinggi mewadahi kreatifitas mahasiswa ini, yang tidak hanya menjadikan mahasiswanya menjadi seorang sarjana tetapi juga seorang wirausaha muda. Selain itu perguruan tinggi ini merupakan strata yang paling tinggi dan memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan dalam pembangunan nasional dan membentuk mahasiswanya menjadi seperti apa nantinya. Namun pada realitanya, seperti masa sekarang sebagian besar mahasiswa yang lulus dari perguruan tinggi saat ini kebanyakan berpikiran untuk mencari kerja (jobseeker) seperti menjadi pegawai atau pun seorang PNS, sedang tidak banyak yang berpikir atau berminat untuk menjadi seorang wirausaha atau menciptakan lapangan kerja sendiri (jobcreator).

Perguruan tinggi sangat mendukung kreatifitas mahasiswa untuk menjadi seorang wirausaha. Seperti pada Universitas Ngurah Rai yang kini sudah memiliki wadah atau lembaga yang dibentuk dalam menfasilitasi mahasiswa untuk menjadi seorang wirausaha muda yang dinamakan inkubator bisnis. Hal ini juga merupakan langkah dalam mendukung program pemerintah menciptakan wirausaha yang berkompeten dan mandiri, melalui Kementerian Koperasi dan UKM. Berdasarkan data terakhir, jumlah pengusaha di seluruh Indonesia saat ini belum mencapai 2 %, padahal suatu negara dianggap memiliki tingkat perekonomian yang baik jika memiliki pengusaha minimal 2%. Salah satu bentuk support pemerintah yaitu melalui Gerakan Kewirausahaan Nasional, yang dilaksanakan tiap tahunnya dan pada tahun 2015 bulan Desember yang lalu telah dilaksanakan di Universitas Ngurah Rai. Gerakan kewirausahaan nasional Ini merupakan salah satu program yang dibentuk pemerintah untuk melahirkan dan memotivasi mahasiswa menciptakan sebuah kreasi, dan inovasi usahanya. Sehingga saat gerakan ini berlangsung, seratus wirausaha muda berkumpul dan saling berinteraksi bersama – sama mengadakan seminar, bazar, dan pameran buku – buku.

Inkubator bisnis adalah suatu tempat pengembangan ide – ide yang didasarkan pada pengetahuan baru, metode – metode dan produk – produk yang dihasilkan. Bagi mahasiswa yang memiliki ide – ide ataupun yang baru merintis usaha, diberi pendampingan selama 2 tahun, sampai  mengahasilkan wirausaha yang mandiri. di Bali inkubator bisnis ini baru ada 3, yaitu inkubator bisnis Universitas Udayana, inkubator bisnis Stimik Primakara, dan inkubator bisnis Universitas Ngurah Rai. Sedangkan di Indonesia inkubator bisnis ada sebanyak 60. Inkubator bisnis  merupakan suatu lembaga yang  difasilitasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI dan juga Dinas Koperasi Provinsi Bali. Mahasiswa yang berhasil dinyatakan lolos seleksi dalam inkubator bisnis, nantinya akan diberikan modal usaha oleh Kementerian Koperasi dan UKM untuk mengembangkan usahanya.(BC)