Acara puncak peringatan Hari Peduli Sampah Nasional2016 dilaksanakan pada hari Minggu 21 Februari 2016. Peringatan ini memantapkan komitmen Bali, khususnya Kota Denpasar mendukung penuh menuju Indonesia Bergerak Bebas Sampah 2020, berkaitan hal ini upaya pemerintah Kota Denpasar dalam penanganan sampah diantaranya mengeluarkan Perda nomor 3 tahun 2015, melakukan tindak pidana ringan (tipiring) yang melanggar pembuangan sampah, kampanye ke sekolah, banjar atau desa, lomba-lomba dan penyediaan sarana tong sampah dan armada angkut serta mendukung berdirinya bank sampah yang dikelola oleh masyarakat.
Untuk mencapai tujuan Indonesia Bebas Sampah 2020, melalui momentum Hari Peduli Sampah Nasional yang juga berdekatan dengan HUT Pemerintah Kota Denpasar ke 228, kesempatan baik ini digunakan untuk menggalakkan sosialisasi perhatian masyarakat terhadap permasalahan sampah yang ada dilingkungan sekitar, tentunya dalam mencari solusi tentang sampah tiada akan ada habis-habisnya untuk di bicarakan. Maka dengan ini Ni Wayan Riawati perwakilan dari Komunitas Peduli Sampah Bali dalam acara talkshow 92,6 RPKD FM pada hari Jumat, 19 Februari 2016 mengajak masyarakat untuk melaksanakan aksi bersih-bersih dilingkungan masing-masing, terlebih tanggal 21 Februari 2016 ini merupakan hari raya Hindu umanis kuningan, sudah pasti volume sampah yang terkumpul akan meningkat. Peningkatan volume sampah pasca hari raya tidak dapat dipungkiri lagi, Bapak Dewa Sayoga dari pihak DKP Kota Denpasar menghimbau kepada warga Kota Denpasar untuk mengeluarkan sampah pada waktu-waktu yang telah ditentukan yakni 17.00-19.00 wita, sebagai upaya untuk menghindari luberan sampah ke jalan, ke selokan, sungai dan lain-lain yang berakibat terganggu mobilitas kehidupan.
Melalui gerakan dan aksi bersih-bersih di harapkan setelah melalui pemisahan 3R agar masyarakat membawa sampah – sampah yang bernilai jual dibawa ke bank-bank sampah terdekat dilingkungan masing-masing, sampah ini akan ditimbang dan di hargai baik dalam bentuk cash ataupun bisa ditabung dulu di bank sampah setempat. Titik bank sampah yang tersebar yaitu Titik nol ada posko bank sampah di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung dan Lapangan Puputan Renon, Bank Sampah Garuda di Jl. Ahmad Yani utara, Bank Sampah kelurahan Dauh Puri, Bank Sampah Prema Bali Wastu Lestari jl Gilibiaha, Bank Sampah Bokasa yang ada di ujung jalan Bedahulu, Bank Sampah Pertiwi di jl Warmadewa Binoh, Ubung kaja, Bank Sampah Permata Anyar di jl. Patih Nambi, Bank Sampah Wijaya Kusuma Merta Rauh Kaja, Bank Sampah di Peken Mesari Kenyeri, Bank Sampah Letda Reta yang sudah mengkonfirmasi akan buka nanti pada hari minggu, sampai pukul 10.00 wita.
Komunitas Peduli Sampah Bali ini mengajak komunitas peduli sampah lain serta masyarakat untuk memberikan sumbang sarannya kepada pemerintah atau pihak terkait melalui facebook, tweeter dan email: pedulisampahbali@gmail.com atau sms di nomor telepon 085 238 433 547. Kegiatan ini diikuti oleh semua kalangan baik pemerintah maupun masyarakat termasuk LSM yang memiliki kepedulian dengan dampak buruk dari sampah yang tidak dikelola dengan baik di Bali. Organisasi maupun individu yang terlibat dalam kegiatan ini sementara ini adalah: PPLH Bali, Bali Fokus, Bali Wastu Lestari, Sloka Institute, Paguyuban Wartawan Pulau Dewata, AJI, Bank Sampah Kampus Udayana, Denpasar Clean and Green Berlians, dan Kelompok/Individu yang Peduli dengan Sampah. Sampah adalah masalah kita bersama dan tidak bisa ditangani oleh satu pihak saja, mari kita bersama-sam peduli dengan kebersihan lingkungan masing masing (erd).
02 Oktober 2025
03 Oktober 2025
01 Oktober 2025
08 Januari 2026