Konsep Gas for Clean Bali di canangkan oleh Pusat Pengelolaan Ekoregion Bali Nusa Tenggara Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, sebagai upaya untuk mengubah penggunaan konsumsi bahan bakar minyak yang akan semakin susah di dapatkan, selain hemat dari segi ekonomi juga aman secara penggunaan, demikian diungkap oleh Kepala PPE Bali Nusa Tenggara Kementrian LH dan Kehutaan RI Bapak Novrizal Tahar di ruang rapat Gedung PPE Bali Nusra Kementrian LH dan Kehutanan RI di Jl.Juanda Renon Denpasar.
Selain itu hadir pula Prof.Gusti Bagus Wijaya Kusuma, Ketua Program Magister Teknik Mesin Pusat Penelitian Industri dan Energi Universitan Udayana yang membawakan materi tentang “teknologi kendaraan bermotor” dan Achmad Rifqi, Sales Manager Pertamina Wilayah Bali.
Menurut Prof Wijaya Kusuma, pengujian pemakaian bahan bakar gas pada kendaraan bermotor dilakukan untuk menguji akselerasi. Untuk menguji pemakaian bahan bakar gas untuk kendaraan harian yang menggunakan karburator sebagai tempat pencampuran udara dengan gas, hendaknya menggunakan keran gas sebagai pengganti keran angin kompresor. Saat ini gas yang ada di Indonesia baru sekitar 10 % yang di explore, masih ada sekitar 90 % lagi yang bisa digunakan sebagai bahan bakar, tentu perlu perubahan mindset masyarakat untuk beralih menggunakan gas sebagai bahan bakar kendaraan bermotor.
Media Breafing dihadiri oleh Pimpinan Redaksi media cetak di Denpasar dan Koordinator Liputan Media Radio dan Televisi. (db)
02 Oktober 2025
03 Oktober 2025
01 Oktober 2025
08 Januari 2026