Menu

Lima Sekaa Adu Kebolehan pada Parade Gong Bleganjur Desa Dangin Puri Kauh

  • Minggu, 20 November 2016
  • 3011x Dilihat

Minggu Sore, 20 Nopember 2016 Ratusan Warga memadati Balai banjar Belaluan yang berlokasi di Simpang veteran – rambutan. 20 Nopember merupakan momentum peringatan Hari Puputan Margarana. Sebagai wujud rasa bangga terhadap perjuangan para pahlawan yang telah mempertaruhkan nyawa berperang hingga titik darah penghabisan untuk membela Negara, Desa Dangin Puri Kauh melaksanakan Parade gong bleganjur dan lomba seni budaya dengan mengusung tema “Dengan Semangat Puputan Margarana, Tingkatkan kreatifitas nelalui Lomba Seni Budaya Bali khususnya di Kota Denpasar”. Lima sekaa baleganjur beradu kebolehan pada Parade Gong Baleganjur Desa Dangin Puri Kauh yakni sekaa dari Banjar Tengah dengan judul ten werih, Banjar Belaluan dengan judul gong bleganjur putreng praja, Banjar Belaluan Sadmerta dengan mengambil judul prajawireng laga, Banjar Puncak Sari dalam judul narawara, dan Banjar Tampak Gangsul dengan mengusung judul gong bleganjur Bimasantaka. Tema yang diangkat dalam ranah kepahlawanan untuk mengenang semangat para pejuang. Dewan Juri sebagai tim penilai parade gong baleganjur didatangkan Dari Dinas Kebudayaan Kota Denpasar. Made Karsana selaku Sekretaris Panitia menjelaskan Kriteria penilaian meliputi gegebug, Suara gamelan, Tehnik, Kreativitas, Komposisi dan Penampilan. Untuk inovasi kedepannya akan ditingkatkan dengan pengembangan dalam fasilitas, SDM, pendanaan dan lainnya. Melalui kegiatan parade gong bleganjur dan lomba seni budaya ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya dan kesenian bali.