Bahaya asap rokok sudah menjadi persoalan sehari – hari masyarakat di seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukan bahwa jumlah perokok di Indonesia lebih banyak menyerang usia produktif yaitu pada usia 15 tahun ke atas dan tiap tahunnya semakin meningkat. Dari keadaan ini menjadikan Indonesia sebagai Negara urutan ketiga terbanyak jumlah perokoknya di dunia setelah China dan India. Sehingga menjadi alasan mengapa Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) diperingati di Indonesia setiap tanggal 31 Mei setiap tahunnya. Hal ini juga sekaligus menjadi momentum untuk mengingatkan dan menyebarluaskan kepada masyarakat tentang bahaya merokok serta dampaknya bagi kesehatan.
Seperti dijelaskan oleh dr. Ida Bagus Gede Eka Putra, selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dalam talkshow interaktif memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) di studio RPKD 92,6 FM, Rabu 31 Mei 2017, menjelaskan di Bali HTTS ini dipusatkan di lapangan monument Bajra Sandhi Renon Denpasar pada tanggal 28 Mei 2017 dalam kegiatan car free day yang menggandeng komunitas Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Provinsi Bali dengan melakukan aksi simpatik dan aksi damai yaitu melakukan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat. Selain itu sehari sebelumnya pada tanggal 27 Mei 2017, yang bertempat di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung dilaksanakan aksi damai oleh sejumlah komponen Mahasiswa yang menggemakan penyadaran masyarakat akan bahaya merokok dan khususnya pada generasi muda
Dengan tema HTTS tahun 2017 nasional adalah “Rokok Ancam Kita dan Pembangunan”. Menjadikan tema ini sebagai peringatan bagi kita semua agar lebih memperhatikan lingkungan sekitar supaya terhindar dari bahaya asap rokok. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Kementerian Kesehatan melakukan advokasi serta sosialisasi penerapan Kawasan Tanpa Asap Rokok di tatanan lingkungan masyarakat termasuk di dalam lingkungan keluarga. Pengawasan dari lingkup terdekat merupakan cara yang sangat efektif untuk menurunkan angka kecanduan rokok pada anak – anak dan remaja yang dapat mengancam kualitas generasi penerus.(bc)
02 Oktober 2025
03 Oktober 2025
01 Oktober 2025
08 Januari 2026