Gangguan prostat sejak dini terutama pembesaran prostat jinak (BPH) dapat terjadi seiring bertambahnya usia (risiko meningkat tajam pada pria di atas usia 50 tahun), perubahan hormon testosteron (ketidakseimbangan kadar testosteron), riwayat genetik (memiliki riwayat keluarga dengan keluhan serupa), serta pola hidup tidak sehat (obesitas dan merokok), ujar dr. I Wayan Suarsana, Sp.U., dokter Spesialis Urologi RSUD Wangaya dalam talkshow On Air Radio Publik Kota Denpasar (21/08/2026). Gejala yang perlu diwaspadai antara lain sulit memulai buang air kecil, pancaran urine melemah, sering buang air kecil terutama malam hari, rasa tidak tuntas, dan keinginan berkemih yang mendesak.
Pengobatan disesuaikan dengan kondisi pasien, mulai dari perubahan pola hidup dan obat-obatan hingga tindakan medis atau operasi pada kondisi tertentu. Pencegahan dapat dilakukan dengan minum air putih yang cukup, menjaga berat badan, rutin berolahraga, tidak merokok, kurangi lemak jahat, tidak menahan kencing dan menerapkan pola makan sehat, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Masyarakat diimbau tidak mengabaikan keluhan dan segera berkonsultasi dengan dokter.
02 Oktober 2025
03 Oktober 2025
01 Oktober 2025
01 Juni 2026