Menu

Deteksi Dini Penyakit Jantung Koroner

  • Kamis, 15 November 2018
  • 641x Dilihat

Deteksi Dini Penyakit Jantung Koroner

Penyakit Jantung Koroner adalah Suatu penyakit yang mengenai pembuluh darah jantung, dimana jantung merupakan suatu organ yang fungsinya sangat fital pada tubuh kita untuk memompa darah pada seluruh tubuh, dimana jantung juga harus mendapatkan suplai darah,nutrisi dan oksigen ke otot jantung sendiri yang diberikan oleh pembuluh darah atau arteri koroner.

Dokter I Putu Parwata Jaya, M.Biomed, Sp,JP.FIHA selaku Dokter Specialis Jantung RSUD Wangaya di dalam talkshow bersama RPKD FM menjelaskan bahwa Faktor resiko yang bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit jantung koroner ada 2 yaitu;
1. Faktor resiko yang bisa dimodifikasi adalah Faktor resiko yang bisa kita cegah atau kurangi dampaknya kepada pasien sehingga kemungkinan penyakit jantung ini bisa diturunkan.contohnya ; darah tinggi, kencing manis, gangguan kolesterol, aktifitas fisik yang kurang, diet yang tidak sehat dan faktor stres pada pasien.
2. Faktor resiko yang tidak bisa dimodifikasi adalah Faktor resiko yang tidak bisa diatasi atau kelola sehingga pasien kecendrungan mengalami penyakit jantung koroner.contohnya ; riwayat keluarga atau keturunan, faktor usia yang biasanya meningkat seiring bertambahnya usia serta faktor jenis kelamin.
Bapak Dokter juga menambahkan bahwa gejala awal yang terjadi pada penderita jantung koroner diantaranya ; Angina atau nyeri dada, mual, muntah, keringat dingin, sesak, berdebar.

Adapun komplikasi yang bisa terjadi pada pasien antara lain;
- Bisa terjadi suatu henti jantung yang mendadak karena jantung mengalami gangguan akibat terjadi sumbatan secara total di pembuluh darah jantung sehingga otot jantung tidak berfungsi dengan baik.
- Komplikasi gagal jantung, karena gangguan pembuluh darah koroner yang tersumbat sehingga otot jantung mengalami suatu kematian sehingga kemampuan jantung memompa darah mengalami penurunan secara mendadak.

Pencegahan penyakit jantung koroner bisa dengan cara;
- Pemeriksaan kesehatan secara reguler, khususnya pemeriksaan tensi, gula darah serta kolesterol.
- Pasien diharapkan berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari, seperti berlari, joging dan berenang.
- Mengatur pola makan seperti mengurangi mengkonsumsi garam, mengurangi alkohol, menghindari rokok serta mengurangi stres pekerjaan yang menyebabkan ketegangan pada otot jantung. Bagi masyarakat khususnya di Kota Denpasar yang membutuhkan diagnosis dini bisa datang langsung ke RSUD Wangaya untuk melakukan deteksi dini khususnya penyakit jantung koroner, karena RSUD Wangaya sendiri sudah memiliki alat Eco kardiografi yang fungsinya adalah untuk melihat kondisi jantung baik itu gerak jantung, fungsi pompa serta kondisi klep jantung itu sendiri