Menu

ANTISIPASI SCABIES

  • Kamis, 12 Oktober 2017
  • 1260x Dilihat

Penyakit scabies adalah penyakit gatal pada kulit yang disebabkan oleh tungau atau kutu kecil yang bernama Sarcoptes scabiei varian hominis, ditandai dengan keluhan gatal, terutama pada malam hari dan mudah menular melalui kontak langsung atau tidak langsung. Penyakit scabies ini banyak diderita di masyarakat kita, maka tak heran banyak penamaan untuk penyakit ini seperti gudik (gudikan), kudis (kudisan), gatal agogo, budukan, dan lain-lain. Penyakit scabies disebabkan oleh tungau yang berukuran kecil tak tampak oleh mata telanjang sehingga untuk melihatnya diperlukan alat bantu berupa mikroskop. Seperti disampaikan oleh dr.Putu Dyah Ayu Saraswati (Spesialis Kulit dan Kelamin RSUD Wangaya), dalam talkshow interaktif bersama RSUD Wangaya (Kamis, 12 Oktober 2017). Menjelaskan penyebab scabies adalah kutu yang dapat menyebar dari orang ke orang maka penyakit ini mudah menular. Penularan scabies bisa terjadi secara kontak langsung atau bersentuhan kulit-kulit seperti berjabat tangan. Bisa juga terjadi secara tak langsung misalnya melalui pakaian, handuk, dan tempat tidur yang dipakai bersama-sama. Maka tak heran jika penyakit scabies ini akan mengenai orang secara menyeluruh seperti dalam satu keluarga, satu asrama, pondok pesantren, dan satu sekolah. Gejala utama penyakit scabies adalah gatal pada kulit, terutama memburuk pada malam hari. Rasa gatal terjadi karena reaksi alergi terhadap tungau. Terjadi secara berkolompok, dimana gejala scabies atau kudis lainnya meliputi: - Gatal di sela-sela jari dan pergelangan tangan. - Gatal pada permukaan luar siku dan di ketiak. - Gatal di sekitar perut dan pusar. - Gatal pada bagian bokong dan selangkangan - Gatal di sekitar puting susu, garis bra, dan sisi payudara (pada wanita). - Gatal pada alat kelamin (pada pria). Pada bayi dan anak-anak kecil, gatal-gatal dan iritasi kulit juga dapat terjadi pada kulit kepala, leher, wajah dan telapak tangan juga telapak kaki. Penyakit scabies atau Kudis ini tidak akan sembuh dengan sendirinya. Untuk menghilangkannya, dan agar tidak menyebar kepada orang lain, maka perlu menggunakan obat scabies berbentuk krim khusus atau lotion yang dioleskan pada kulit. Obat scabies cream ini mengandung permethrin atau kandungan lainnya. Selain itu tips cara mengobati Scabies (kudis atau gudik) dengan tuntas, perlu mengikuti hal sederhana, yaitu ; - Penderita dalam satu rumah atau kelompok harus diobati secara bersamaan (serempak), untuk memutus rantai penularan. - Segera pergi ke dokter jika diidentifikasi tekena penyakit scabies - Cuci semua pakaian, seprai, dan handuk yang digunakan dalam 3 hari sebelum memulai pengobatan. Gunakan air panas pada bilasan terakhir sebelum menjemurnya. - Bersihkan dengan hati-hati tempat tidur, sofa, ruangan atau kamar yang digunakan oleh orang yang memiliki kudis atau gudikan. Menerapkan pola hidup bersih dan terawat adalah kunci yang tepat agar terhindar dari berbagai macam penyakit, khususnya penyakit kulit scabies.(bc)