Menu

WARUNG ON LINE KOPRASI BERSAMA ASPARTAN CATUR MUKA DENPASAR DAN PETANI BINAAN

  • Kamis, 27 Mei 2010
  • 1049x Dilihat
WARUNG ON LINE KOPRASI BERSAMA ASPARTAN CATUR MUKA DENPASAR DAN PETANI BINAAN
Proses pendampingan Aspartan dalam rangka membina para petani anggota Aspartan adalah dengan ikut melibatkan petani secara langsung dalam pameran. Selain itu Aspartan juga melibatkan petani secara langsung dalam proses pemasaran. Sementara itu Aspartan juga ikut melakukan pembinaan standarisasi pemasaran produk hasil pertanian, dalam hal ini melibatkan langsung petani subak yang ada di Kota Denpasar agar aktif dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan Aspartan. Tujuan dari pembinaan pemasaran ini adalah untuk memotong mata rantai pemasaran yang biasanya dari petani ke tengkulak agar bisa langsung dari produsen langsung ke konsumen. Selain itu harapan dari aspartan adalah untuk melatih petani bisa mempromosikan produknya ke konsumen dengan tekhnik – teknik pemasaran, kualitas produk dan kemasan agar tampil menarik. Dan selama ini Aspartan sudah mengikut sertakan anggotanya dalam pasar murah ataupun kegiatan pameran lainnya yang dilakukan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Denpasar. Demikian dijelaskan dalam kesempatan talkshow di Radio Pemerintah Kota Denpasar bersama Bapak Wayan Parka dari Aspartan Kota Denpasar dan Bapak Made Sutirta sebagai petani binaan Rabu, 26 Mei 2010. Lebih jauh dijelaskan bahwa aspartan akan melibatkan tim ahli pertanian dalam pembinaan kepada petani bekerjasama dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kota Denpasar. Sebenarnya banyak sekali produk unggulan yang dimiliki oleh petani di Kota Denpasar yang tidak kalah saing dengan daerah lain, produk unggulan itu diantaranya buah-buahan, produk olahan, tanaman hias dan sayuran. Semua produk ini mampu dihasilkan oleh petani dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada, karena untuk Kota Denpasar sangat sulit untuk mendapatkan lahan yang bisa digunakan sebagai lahan pertanian. Selain beranggotakan petani di wilayah Kota Denpasar Aspartan juga mempunyai anggota yang mensuplai hasil tani lainnya dari luar Kota Denpasar. Dan untuk Bapak Made Sutirta sendiri sebagai salah seorang petani bunga anggrek potong yang ada di wilayah Sanut dan merupakan binaan Aspartan merasakan manfaat yang sangat besar untuk mencoba berusaha di bidang pertanian. Walaupun paradigma para generasi muda dirasakan berubah dengan mengganggap petani itu kotor, dan hasil yang didapat kurang bagus…dan kenyataan yang dirasakan sangatlah berbeda..itupun kalau mau melakukan suatu usaha dengan cara yang sungguh – sungguh dan punya kemauan belajar. Dalam kesempatan talkshow kali ini ada penanya melalui line telpon 244444 yakni ada Ibu Ayu yang menyakan mengenai manfaat setelah bergabung dengan Aspartan. Lebih lanjut dijelaskan oleh Bapak Made Sutirta bahwasanya banyak sekali manfaat selain proses pembinaan dan pelatihan pemasaran secara langsung, dan kalau kita bisa memanfaatkan lahan kosong yang ada disekitar kita akan menghasilkan hasil yang maksimal. Selain itu bantuan dari Dinas Pertanian juga sangat berperan besar dalam proses pemasaran dan peningkatan produk yang dapat dipasarkan. Sebelum talkshow kali ini diakhiri pesan dan harapan dari kedua narasumber adalah agar masyarakat bisa memanfaatkan lahan yang ada agar bisa menghasilkan produk yang maksimal, asal ada kemauan yang tinggi semua akan membuahkan hasil. *Bamz*