WARUNG ON LINE KOPERASI BERSAMA DINAS PERTANIAN DAN PANITIA PERINGATAN HUT KOPERASI RABU, 14 JULI 2010
Koperasi dengan bidang usaha pertanian terutamanya Koperasi Unit Desa ( KUD ) sangat besar kaitannya menyangkut sarana produksi, bibit hingga pemberantasan hama. Demikian disampaikan oleh Bapak Cipta dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kota Denpasar dalam Talkshow Warung On-line Koperasi yang mengangkat tema “Peran Koperasi dan Pertanian†Rabu, 14 Juli 2010. Terungkap juga, dari 27.778 hektar luas wilayah Kota Denpasar sebesar 2.693 hektar masih merupakan lahan pertanian dengan nomor urutan n0 7 dari 9 kabupaten/ kota di Bali, dengan 31 subak. Untuk tetap mempertahankan keberadaan lahan pertanian ini, saat ini dirintis berbagai usaha dengan kajian - kajian tekhnologi. Hal ini sesuai dengan keinginan Gubernur Bali, Bapak Made Mangku Pastika untuk mewujudkan Program Pertanian Kreatif.
Dalam talkshow yang dipandu oleh penyiar Krisna, Bapak Cipta menghimbau kepada seluruh warga kota khususnya yang berkecimpung dalam pertanian organik maupun anorganik, yang bergerak di bidang lahan basah maupun lahan kering, baik komoditi padi, palawija holtikultura maupun tanaman hias, mari kita bersama bergerak, dengan memanfaatkan lahan yang ada. Sehingga harapan kita ke depan, pertanian nanti bukanlah lagi pertanian yang berkecimpung dengan lumpur, demikian juga untuk generasi muda hendaknya tidak hanya terfokus melihat peluang usaha dalam bidang industri, melainkan pertanian, karena prospek yang diberikan sangat potensial. Keterkaitan dengan Koperasi Unit Desa saat ini keberadaannya tidak terlalu banyak bila dibandingkan dengan koperasi unit usaha lainnya. Hal ini perlu lebih ditingkatkan untuk membantu petani baik dari segi permodalan, bibit dan juga alat – alat berat.
Dinas Pertanian juga kerap melakukan pembinaan kepada para petani, dan untuk informasi selanjutnya silahkan mengubungi Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura kota Denpasar di Jl. Raya Sesetan no. 152 Denpasar.
Dalam tiga puluh menit selanjutnya talkshow dilanjutkan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah kota Denpasar. Hadir sebagai narasumber yakni bapak I Gede Indra, SE, MM yang merupakan Kepala Bidang Bina Lembaga Koperasi sekaligus sebagai Ketua I Panitia Ulang Tahun Koperasi Provinsi Bali serta hadir juga bapak I Gusti Ngurah Gede Suyasa selaku Ketua Panitia Hari Koperasi ke-63 Kota Denpasar.
Sesi kedua talkashow bersama Panitia Peringatan HUT Koperasi dan untuk tahun ini dilaksanakan di Kota Denpasar. Berbagai kegiatan dilaksanakan terkait dengan HUT Koperasi, diantaranya : fun bike, pasar rakyat, penghijauan, donor darah, temu usaha, seminar nasional yang akan dilaksanakan di Hotel Inna The Grand Bali Beach dan lain sebagainya. Demikian disampaikan oleh Bpk. Gede Indra. Lebih lanjut dijelaskan untuk pucak acara akan dilaksanakan di gedung Ksirarnawa tanggal 17 Juli 2010. Sementara mengenai perkembangan koperasi di Bali menunjukkan perkembangan yang sangat pesat, dengan kenaikan jumlah koperasi sebanyak 3689 koperasi atau 5,6 persen dari tahun 2009. Ini merupakan bukti perkembangan yang sangat signifikan, terutama masalah kinerja dan aset-aset yang dimiliki. Artinya tumbuhnya koperasi ini bisa menyelamatkan pengangguran dan menciptakan lapangan pekerjaan. 95% koperasi di Bali yang lebih banyak bergerak di bidang simpan pinjam, dan ada sebanyak 3457 koperasi yang masih aktif. Saat ini rata-rata koperasi yang ada di Bali kondisinya sehat dan berkualitas disamping itu Dinas Koperasi sudah mengupayakan untuk meningkatakan koperasi baik dari segi kinerja maupun kualitas yang dimiliki oleh koperasi itu sendiri, melihat prospek dari koperasi kedepan mempunyai peranan untuk meningkatan ekonomi masyarakat yang berlandaskan budaya lokal.
Menurut Bpk. Gede Suyasa sebagai ketua panitia dari Kota Denpasar, saat ini yang sudah dilakukan adalah dengan melakukan berbagai kegiatan kemasyarakatan, sosial.
Pada sesi terakhir, Bapak Gede Indra berpesan, “Khusus kepada warga gerakan koperasi, pengurus, pengawas, manajer, dan anggota koperasi di Bali, diserukan untuk lebih meningkatkan kinerja sehingga kehadiran koperasi makin dirasakan anggota dan masyarakat dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian daerah Baliâ€. Sebelum Talkshow ditutup, bapak Ngurah Gede Suyasa berterima kasih kepada seluruh gerakan koperasi di Kota Denpasar yang telah berpartisipasi dalam seluruh kegiatan serangkaian hari jadi Koperasi ke – 63. Bapak Ngurah Gede Suyasa juga menyampaikan harapannya, “Semoga koperasi Denpasar menjadi gerakan koperasi kreatif dan berbudaya serta tetap menjadi pendukung ekonomi bawah
*dyt – bamz*