Menu

TALKSHOW PENJANGKAUAN DAN RUJUKAN KE LAYANAN, SABTU, 11 DESEMBER 2010

  • Senin, 13 Desember 2010
  • 290x Dilihat
TALKSHOW PENJANGKAUAN DAN RUJUKAN KE LAYANAN, SABTU, 11 DESEMBER 2010
TALKSHOW PENJANGKAUAN DAN RUJUKAN KE LAYANAN, SABTU, 11 DESEMBER 2010 Distribusi pembangunan di Indonesia belumlah merata. Sedangkan kondisi geografis negeri ini juga menambah sulit upaya pemerataan itu. Dengan keadaan sedemikian, yang disayangkan adalah anak – anak dan kaum muda yang turut mengalaami imbasnya. Ini merupakan ancaman bagi masa depan masyarakat dan negara. Ketidakmerataan tersedianya tempat layanan kesehatan dan kurang pedulinya masyarakat terhadap kesehatan harus ditanggulangi. banyak yang tahu akan perilakunya beresiko, namun belum mau untuk memeriksakan diri. Perilaku berisiko di sini adalah perilaku yang mengandung resiko tertular HIV / AIDS. Ada juga yang malu untuk datang ke layanan kesehatan, dan ada juga yang memang tidak tahu harus pergi ke mana. Dan tidak sedikit pula yang tidak memahami jika perilakunya yang beresiko itu dapat berdampak kepada orang lain, termasuk keluarga. Demikian terungkap dalam Talkshow “Penjangkauan dan Rujukan ke Layanan” di studio RPKD FM Sabtu, 11 Desember 2010. Talkshow berlangsung selama 1 jam dipandu oleh penyiar krisna dan hadir sebagai narasumber yakni : Christian dan Made Yasa. Dijelaskan oleh Christian, bahwa saat ini masih banyak masyarakat yang kurang peduli terhadap kesehatannya. Banyak yang tahu akan perilakunya beresiko, namun belum mau memeriksakan diri. Ini karena mereka malu datang ke tempat layanan kesehatan tapi ada juga yang memang tidak tahu tempat untuk mendapatkan layanan kesehatan untuk perilaku yang beresiko tersebut. Karena itulah diperlukan penjangkauan terhadap masyarakat yang memiliki perilaku beresiko tertular IMS, HIV, dan AIDS. Sesuai dengan topik yang akan dibahas, yakni “Penjangkauan dan Layanan ke Layanan” dijelaskan oleh Christian, penjangkauan adalah suatu tindakan menjangkau dan melayani orang – orang yang mungkin tidak mendapatkan akses ke dalam pelayanan kesehatan. Program penjangkauan ini mendukung Pemerintah Indonesia untuk lebih siaga terhadap perkembangan kasus HIV dan AIDS yang terus meningkat, mengurangi dan menanggulangi berbagai resiko khususnya dalam penularan IMS dan HIV kepada masyarakat luas. Hal ini bisa dilakukan melalui kerjasama dengan berbagai pihak agar dapat membantu pemerintah nasional dan daerah dalam mengurangi resiko penularan IMS, HIV, dan AIDS. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memajukan penanggulangan resiko penularan IMS, HIV dan AIDS di seluruh Indonesia. Kegiatan utama dari program penjangkauan adalah kampanye perilaku sehat dan aman, memberikan informasi seputar HIV/AIDS, informasi rujukan yang bisa diakses oleh masyarakat yang memiliki perilaku beresiko, mrnghimbau untuk tidak bergantian jarum suntik, hingga akhirnya masyarakat dapat mandiri untuk mengakses layanan kesehatan dan memberikan pengertian kepada mereka bahwa mereka juga tetap bagian dari WNI yang memiliki hak yang sama seperti WNI lainnya. Diharapkan mereka yang memiliki perilaku yang beresiko sebisa mungkin untuk dirujuk ke tempat layanan kesehatan / VCT supaya bisa mendeteksi lebih awal tentunya untuk mengantisipasi hal – hal yang kemungkinan akan terjadi. Saat ini tempat layanan VCT untuk di Denpasar ada di RS Wangaya, RS Sanglah, serta beberapa Puskesmas juga telah dilengkapi dengan VCT. Diakhir talkshow, Made Yasa berharap agar masyarakat tidak malu lagi untuk mendapatkan layanan kesehatan. Masyarakat yang ingin tahu lebih jauh mengenai penjangkauan dan rujukan ke layanan dapat menghubungi Chriastian di nomor 8003055. -dyt-