TALKSHOW BERSAMA KPA SENIN, 6 DESEMBER 2010
Talkshow bersama KPA kali ini membahas masalah kondom dan peruntukannya di pandu oleh Bambang Hariyadi dan hadir dua narasumber dari Yayasan Gaya Dewata yaitu Christian dan Madiasa dengan pembahasan seputar Kondom dan pemanfaatannya.Dijelaskan dengan singkat dan jelas bahwa Kondom adalah alat kontrasepsi yang tujuan dibuatnya untuk mencegah terjadinya kehamilan dan mencegah penularan penyakit kelamin / HIV (IMS). Kondom terbuat dari dari karet / Lateks.
Sejarah Kondom yaitu terbuat dari usus binatang yang tujuannya sama dengan Kondom saat ini, namun Kondom dahulu dirasakan sangat tidak nyaman digunakan karena selain memiliki ketebalan juga sedikit kaku, berbeda dengan Kondom modern yang menggunakan bahan – bahan yang bagus, mudah dan simpel yang pastinya sangat nyaman untuk digunakan.
Kondom mempunyai banyak jenis. Yang menjadi tren saat ini adalah Kondom dengan aroma rasa buah yang diproduksi dari berbagai merk. Aromanya pun bermacam – macam seperti strawbery, pisang, jeruk dan aroma durian. Sebenarnya sensasinya hanyalah pada aroma buahnya saja, karena diyakini jika mencium aroma yang disukai akan membuat lebih nyaman dan rileks.Yang perlu diperhatikan adalah penggunaan Kondom dengan bijak, yaitu dengan pasangan yang sah dan menghindari memilih aroma yang tidak sukai antar pasangan
Dijelaskan juga pada saat seseorang melakukan hubungan seks – vaginal
dengan orang yang telah terkena IMS (Infeksi Menular Seksual) akan menimbulkan resiko besar pada pasangannya. Saat seseorang tahu pasangannya telah terkena IMS, cara yang paling baik adalah menghindari hubungan seks sekalipun hanya oral, apabila tetap akan melakukan hubungan seks, maka harus memakai Kondom sejak awal sampai selesai tiap kali melakukan hubungan seks. Apabila tidak memakai Kondom, tapi pasangannya memaksa melakukan hubungan seks, lebih baik mengatakan “TIDAK†untuk melakukan hubungan seks daripada tertular IMS maupun HIV sebagai akibat melakukan hubungan seks dengan pasangan yang pernah melakukan hubungan seks dengan orang yang terinfeksi HIV atau pengguna jarum suntik yang sering berbagi dengan teman sesamanya.
Ditambahkan oleh narasumber bahwa Kondom memang sangat mudah digunakan sebagai alat kontrasepsi, tetapi dalam memakainya kita harus benar – benar teliti dan berhati – hati. Yang perlu diperhatikan dalam pemakaian Kondom adalah selalu gunakan Kondom baru saat berhubungan intim, perhatikan tanggal kadaluarsanya, hati – hati membuka kemasannya agar Kondom tidak terkoyak, perhatikan cara memakainya yang biasanya terdapat dalam kemasan, jangan gunakan pelumas berbahan dasar minyak (seperty baby oil karena dapat merusak Kondom), pastikan anda memakai Kondom sesuai ukuran, pastikan pasangan anda sudah siap ( jika anda melakukan penetrasi saat vagina kering,kemungkinan besar Kondom akan terkoyak pakailah Kondom sejak awal melakukan penetrasi)
Kondom berperan sebagai dinding penghambat agar tdak terjadi pertukaran cairan, seperti darah, air mani atau cairan vagina antar pasangan yang melakukan hubungan seks. Cairan – cairan tersebut bisa mengandung virus seperti HIV dan kuman / bakteri penyakit kelamin lainnya. Bila tidak menggunakan Kondom virus atau kuman/ bakteri tersebut dapat ditularkan dari pasangan yang telah terkena infeksi kepada yang belum terkena infeksi.
Bila memakai pelicin tambahan, pastikan memakai pelicin berbahan dasar air khusus dibuat untuk itu. Jangan pernah membuat pelicin yang mengandung minyak seperti body lotion, karena semua itu bisa menyebabkan Kondom mudah robek.
Dalam kesempatan ini warga kota diberikan kesempatan untuk melakukan telp interaktif di line telp(0361)244 444. Penelpon pertama dariThomas dengan pertanyaan “kutu kelamin itu bentuknya seperti apa, kok bisa loncat-loncat�?
Dijelaskan oleh narasumber bahwa kutu kelamin /kutu hubis itu adalah kutu kecil dengan warna menyerupai kulit manusia.Kutu kelamin hidup di bagian rambut kelamin yang bisa menyebar dan bertelur.biasanya orang yang terkena kutu kelamin ini akan merasakan gatal yang sangat dan itu harus segera di obati dengan di bwa ke dokter atau dengan cara menguris rambut kelamin maka kutu yang ada akan rontok / hilang.
Penelpon selanjutnya dari Pipit menanyakan “ Bahwasanya ada jenis kondom khusus untuk cewek, apakah kondom ini aman?, karena ditakutkan pada saat pemakaian, kondom khusus cwe tsb menyangkut di alat kelamin.â€
Dijelaskan oleh Bp.Christian bahwa kondom khusus cwe memiliki 2 ring, yang harus diatur sedemikian rupa posisinya pada saat dimasukkan ke alat kelamin, dan diperlukan ekstra hati-hati dalam pemasangannya. Kondom khusus cwek saat ini masih jarang digunakan, namun kondom tsb akan tetap aman apabila digunakan secara benar
Kemudian dilanjutkan dengan penelpon berikutnya yaitu Bobi di, Jl.Setia Budi yang menyatakan banyak iklan kondom yang menyatakan kondom hadir dengan berbagai sensasi rasa, “apakah kondomnya dikunyahâ€.
Dijelaskan kembali oleh Bp.Christian dari Gaya Dewata, bahwa Sensasi Rasa kondom peruntukannya adalah memberikan tambahan rasa nikmat dan enjoy pada saat satu pasangan melakukan hubungan seks baik itu berupa seks oral ataupun vaginal.
Diakhir pembahasan talkshow kali ini diharapkan kesadaran masyarakat bahwasabya penggunaan kondom selain sebagai alat kontrasepsi dan pelindung sangat penting sekali, karena masyarakat saat ini masih cenderung malu untuk membeli Kondom padahal itu merupakan kebutuhan untuk kesehatan. Jadi harus banyak dilakukan kegiatan sosialisasi mengenai penggunaaan kondom beraroma.
Mengenai bagaimana sebenarnya kondom bisa mencegah IMS, karena kondom berperan sebagai dinding penghambat agar tidak terjadi pertukaran cairan, seperti darah, air mani atau cairan vagina antar pasangan yang melakukan hubungan seks.Karena takutnya cairan-cairan tersebut membawa virus HIV/AIDS atau penyakit menular seksual lainnya.
Sebelum ditutup, narasumber berpesan bahwasanya perlu digugah kembali kesadaran masyarakat untuk selalu memilih cara mana dalam melakukan hubungan seksual dengan pasangan, dengan cara menggunakan kondom, karena kondom selain sebagai laat kontrasespsi juga sebagai pencegah penularan penyakit baik itu HIV/AIDS ataupun IMS.
_dia_