Menu

Talkshow bersama Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

  • Sabtu, 22 Oktober 2016
  • 2124x Dilihat
Talkshow  bersama Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Talkshow  bersama Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

TemaTalkshow : Merokok Sebagai Faktor Risiko Kanker

Narasumbe : I Made KertaDuana, S.KM, MPH

Host : Diah Wijayanthi

 

Rokok dibuat dari tanaman tropis Tembakau (Nicotianatobaccum). Rokok merupakan gaya hidup bagi sebagian besar orang, baik orang tua, mahasiswa, remaja, bahkan anak SD sekalipun. Apabila dibakar, asap yang dihasilkan mengandung  kurang lebih 4000 racun dengan 3 komponen utama yaitu Nikotin yang menyebabkan ketergantungan, TAR yang bersifat karsinogen (pencetus kanker), dan karbon monoksida yang menyebabkan gangguan system pernafasan. Saat ini Indonesia menduduki peringkat ke 3 dengan jumlah perokok terbesar di dunia setelah Cina dan India.

Beberapa jenis penyakit kanker merupakan factor risiko dari perilaku merokok. Ketika seseorang merokok jutaan molekul-molekul radikal bebas masuk ke dalam tubuh dan cenderung mencuri electron dari tubuh, proses ini menyebabkan cedera pada membrane sel dan inti khususnya paru-paru sehingga terjadi kelainan dan kecacatan DNA.Terjadilah proses pembelahan sel yang abnormal dan tidak terkendali dan terjadilah tumor/kanker. Paru-paru perokoksudah kehilangan 80% kemampuan mengikat oksigen karena terjadi kerusakan sel-sel paru secara menyeluruh. Kanker paru-paru merupakan silent killer yaitu gejala- gejala kanker paru seperti sesak nafas,batuk berkepanjangan baru akan timbul ketika kankersudah menginjak stadium akhir.  Artinya perokok tidak akan sadar bahwa dirinya terkena kanker sejak usia muda. Masa laten kanker ini adalah 20-25 tahun. Jadi apabila sudah merokok pada usia 15 maka pada usia 35/40 tahun bisa merasakan keluhan pada paru-paru. (O.W)