SUARA LENTERA SENIN, 4 OKTOBER 2010 KAMPANYE BAHASA AIDS BERBASIS RADIO KOMUNITAS DI BALI BERSAMA OPSI
SUARA LENTERA SENIN, 4 OKTOBER 2010 KAMPANYE BAHASA AIDS BERBASIS RADIO KOMUNITAS DI BALI BERSAMA OPSI
Kembali hadir Talkshow Suara Lentera mengisi ruang dengar warga kota di hari Senin, 4 Oktober 2010. Talkshow berlangsung selama 60 menit dipandu oleh penyiar Yenni. Hadir sebagai narasumber dari Organisasi Perubahan Sosial Indonesia ( OPSI ) yakni : Tiara dan Maya sedangkan 1 orang lagi sebagai pendamping yakni Mona. Talkshow dengan materi “Hak Asazi Manusia ( HAM ) Terhadap Kaum Marjinal dan Minoritas†ini berlangsung sangat menarik.
Di awal talkshow dijelaskan oleh Tiara, bahwa di Indonesia HAM untuk kaum Marjinal selau penuh tanda tanya. Karena kurangnya pemerataan HAM untuk kaum Marjinal dan kaum Minoritas. Kurangnya itu dari sisi perhatian pemerintah, kesulitan saat mencari tempat tinggal, mengurus administrasi kependudukan dan masyarakat masih sering berpandangan miring terhadap kaum Marjinal dan minoritas. Padahal kita semua sama dan kaum Marjinal maupun minoritas ingin diberdayakan bukan dipandang sebelah mata.
Kaum Marjinal pun sebenarnya tidak kalah dengan masyarakat lainnya. Kaum marjinal memiliki banyak bakat, juga berpendidikan dan mampu bersaing.
Warga kota yang sempat bergabung secara off air yakni ibu Amira di Petang. Ibu Amira bertanya, “Jika berbicara mengenai masalah persamaan perlakuan, ataupun hak, untuk perempuan sering dirasa tertindas, apalagi mereka kaum marjinal / minoritas. Apa yang bisa dilakukan OPSI untuk menanggulangi masalah ini? “ Selain itu, Diatmika di Kuta juga bergabung secara off air di 244444 serta bertanya, “Kita sebagai sesama harus saling menghargai, namun sering malah mereka yang tidak menghargai dengan melakukan pekerjaan di luar dari kebiasaan. Nah, OPSI sebagai salah satu organisasi harus sigap menangangani masalah ini apalagi kita ada di daerah pariwisata. Jangan sampai menulari dan tertular HIV!â€
Menanggapi pertanyaan ibu Amira, Tiara menjawab, “Jika sudah ada payung hukum, OPSI bisa langsung menjalani prosedur hukum untuk melaporkan kasus – kasus dialami oleh kaum marjinal.†Sedangkan menanggapi pernyataan bapak Diatmika, Tiara menjelaskan, “OPSI saat ini sedang gencar – gencarnya untuk mencegah HIV / AIDSâ€. Diantaranya rekan – rekan dari OPSI juga melakukan sosialisasi mengenai bahaya HIV AIDS dan tidak jarang juga membagikan kondom secara gratis seperti pada saat hari AIDS sedunia, memberi informasi tentang pentingnya menggunakan kondom dan bagaimana caranya menggunakan kondom dengan baik.
Sosialisasi tentang sisi positif kemampuan / bakat dari rekan – rekan OPSI akan terus dilakukan. Seperti pelatihan make-up, pendekatan dengan masyarakat dan banjar, mengisi hiburan saat bazzar, ataupun olahraga bersama. Dan sebelum talkshow berakhir, Tiara selaku narasumber berharap pemerintah dan masyarakat terbuka hatinya agar bisa menerima waria di masyarakat.
-dyt-