Menu

SUARA LENTERA 2 AGUSTUS 2010

  • Selasa, 03 Agustus 2010
  • 423x Dilihat
SUARA LENTERA 2 AGUSTUS 2010
Senin 2 Agustus 2010 hadir Bapak Christian Supriyadinata dan Roy dari Yayasan Gaya Dewata Bali sebagai narasumber dalam talkshow Suara Lentera yang hadir setiap hari Senin di 91,45 RPKD FM. Talkshow dengan topik “Pencegahan IMS di Kalangan Waria dan LSL” berlangsung selama satu jam di pandu oleh Krisna. Dalam kehidupan manusia sejak nenek moyang kita sampai sekarang, dalam diri manusia hanya diakui dengan adanya dua dunia yaitu dunia laki – laki dan perempuan. Tetapi sebenarnya kalau kita mau melihat lebih mendalam dan kita mau jujur, bahwa diantara dua dunia tadi ada dunia lain seperti pelangi yaitu dunia sesama jenis ( Gay, Waria, Lesbian, LSL). Sementara dalam kehidupan di masyarakat, dunia ini seperti masih dianggap tabu oleh sebagian besar masyarakat sehingga orang – orang yang menyukai sesama jenis akan sangat tertutup dan tidak ingin diketahui oleh masyarakat maupun keluarganya kecuali dengan sesamanya. Dan yang bisa dilihat dan diketahui dari penampilan hanya pada waria. Sehingga dalam kehidupan pribadinya orang – orang pecinta sejenis akan selalu berusaha untuk menutup diri selama masyarakat dilingkungannya belum bisa menerima dan mereka bersandiwara demi kenyaman dirinya. Hal ini berdampak pada perilaku kelompok ini yang akhirnya tidak ingin memiliki pasangan tetap dan cenderung untuk berganti – ganti pasangan seksnya, yang akhirnya berdampak pada yang tidak aman dan beresiko untuk tertular IMS (Infeksi Menular Seksual) dan HIV. Untuk itu kelompok ini perlu ditangani secara serius guna meminimalkan resiko tertular IMS dan HIV dengan beberapa cara seperti pendekatan secara face to face, melakukan interaktif dengan mereka, penyediaan kondom dan lubricant, memberikan layana konseling IMS dan HIV, memberikan layanan rujukan untuk pemeriksaan dan pengobatan IMS, memberikan layanan rujukan untuk pemeriksaan HIV dan CST ( dukungan ) bagi ODHIV, memberikan layanan keliling pengambilan darah untuk periksa sifilis dan HIV, melakukan promosi kesehatan dengan cara pembagian kondom di Gay Bar. Dalam kelompok ini, kondom atau lubricant ( pelicin ) merupakan hal yang sangat dibutuhkan untuk mencegah supaya tidak tertular IMS dan HIV. Karena mereka juga termasuk populasi rawan tertular HIV, sehingga mereka juga perlu mendapat perhatian dan penanganan yang sama seperti masyarakat pada umumnya. Penyakit kelamin itu banyak jenisnya, namun yang sering terjadi pada waria atau LSL adalah sifilis. Sifilis adalah berawal dari luka – luka kecil di kelamin yang tidak diobati akhirnya hilang, tapi itu tidak benar – benar hilang dan sembuh namun masuk ke dalam darah dan setelah sekian lama akan muncul merah – merah di badan, menyebabkan nyeri di persendian, kerontokan pada rambut, dan bisa menyerang saraf otak. Ada juga penyakit kencing nanah yang mudah diketahui, karena pada saat buang air kecil kelamin sakit dan keluar nanah. Kalau sudah menderita penyakit kelamin yang awalnya sudah terinfeksi dan luka. Luka ini yang menyebabkan semakin tingginya resiko untuk tertular HIV /AIDS. Dalam talkshow yang menarik ini ada Warga Kota yang bernama Lina yang ada di Sesetan menanyakan apa yang bisa dilakukan wanita untuk pengobatan dan pencegahan IMS?. Ditanggapi oleh narasumber bahwa wanita mengalami keputihan, keputihan itu wajar, namun ada keputihan yang berlebihan sampai menimbulkan gatal – gatal , warnanya sudah tidak bening lagi dan itu harus segera diperiksa ke dokter karena kebanyakan penyakit kelamin pada wanita tidak disadari dan diketahui. Biasanya wanita malu untuk konsultasi pada dokter pria, jadi bila wanita malu dengan dokter pria bisa datang ke Klinik Amerta dimana dokternya adalah wanita. Klinik Amerta ini ada di sebelah selatan lapangan pegok yang buka dari hari Senin sampai dengan Sabtu (Sabtu setengah hari ). ..dyta..