Menu

SUARA LENTERA “KESEHATAN REPRODUKSI PADA PEREMPUAN SERTA KAITANNYA DENGAN HIV/AIDS” SENIN, 28 JUNI 2010

  • Selasa, 29 Juni 2010
  • 858x Dilihat
SUARA LENTERA “KESEHATAN REPRODUKSI PADA PEREMPUAN SERTA KAITANNYA DENGAN HIV/AIDS” SENIN, 28 JUNI 2010
Organ reproduksi adalah bagian – bagian tubuh wanita yang berfungsi pada proses melanjutkan keturunan. Dalam konferensi wanita sedunia ke – IV di Beijing tahun 1995 dan konferensi kependudukan dan pembangunan di Cairo tahun 1994 sudah disepakati perihal hak – hak reproduksi, ada 4 hal pokok dalam reproduksi perempuan yaitu : kesehatan reproduksi dan seksual, penentuan dalam keputusan reproduksi, kesetaraan pria dan wanita, serta keamanan reproduksi dan seksual. Kesehatan reproduksi yang dimaksud adalah keadaan fisik, mental, sosial, yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistem, fungsi dan proses reproduksi. Semua itu terungkap dalam Talkshow Suara Lentera yang mengangkat tema “Kesehatan Reproduksi Pada Perempuan Serta Keterkaitannya dengan HIV”, dengan narasumber ibu Dokter Upadisari dari Yayasan Rama Sesana dalam talkshow yang dipandu oleh penyiar Krisna ini serta juga Suarni sebagai penyiar pendamping dari IPPI. Dijelaskan oleh dr. Upadisari, Perawatan organ reproduksi sangatlah sederhana, yang penting adalah pemahaman kita dan bagaimana kita menanamkan kepada anak – anak tentang menjaga kesehatan organ reproduksi sejak dini. Jika sudah dipahami, sudah tentu untuk perawatan tentunya tidaklah sulit. Dalam organ reproduksi terdapat kuman baik dan kuman jahat, dimana kuman baik berfungsi sebagai flora normal untuk membantu membunuh kuman jahat yang masuk dari luar. “Sebetulnya perawatan yang berlebihan tidak dianjurkan, seperti menggunakan produk pembersih kewanitaan, karena flora normal / kuman baik bisa mati dan fungsi perlindungannya akan hilang,” kata dokter Upadisari. Banyak sekali warga kota yang berinteraktif melalui line 244444, salah satunya ibu Indira di Denpasar yang menanyakan tentang, “Penyakit IMS / Infeksi Menular Seksual sering kali terjadi pada wanita dan penularnya adalah pasangan. Bagaimana mengatasinya?”. Dijelaskan oleh dr. Upadisari, “Harus dipahami dulu, wanita penderita IMS sering kali tanpa gejala awal, karena IMS menyerang organ dalam, sedangkan cara penanggulangannya dengan memeriksakan kesehatan organ reproduksi setahun sekali bagi wanita yang telah berkeluarga, dan tentunya suami/pasangan untuk melakukan seks sehat hanya pada satu pasangan saja.” Selanjutnya turut juga berinteraktif bapak Made di Tabanan yang bertanya, “Setiap berhubungan dengan istri, sering istri merasa sakit dan tidak bergairah. bagaimana cara mengatasinya?. Pertanyaan yang kedua tentang bagaimana halnya dengan orang yang sering melakukan Onani” Dijawab oleh dr. Upadisari, “Ini merupakan masalah yang sering dialami wanita. Hal ini terjadi bisa karena infeksi, keganasan seksual, bisa juga karena faktor Psycologis. Untuk mendapatkan penyebab pastinya harus segera diperiksakan ke dokter. Sedangkan untuk Onani bagi yang belum menikah bila sering dilakukan akan menjadi suatu hal yang tidak baik saat sudah menikah nanti, karena terbiasa mendapatkan kepuasan sendiri sehingga cenderung mengabaikan pasangan. Cara mengatasinya dengan mengalihkan perhatian ke hal lain seperti berolahraga atau kesenian. Sedangkan untuk yang sudah menikah juga akan menimbulkan masalah yang sama, lain halnya bila pasangannya sakit atau bermasalah dengan organ reproduksinya, jadi hal ini agar segera dikonsultasikan dengan dokter untuk tidak menjadi masalah berkepanjangan. Talkshow ini berlangsung sangat menarik dan tak terasa hampir satu jam dihabiskan untuk membahas Kesehatan Reproduksi Pada Perempuan Serta Keterkaitannya dengan HIV/AIDS. Sebelum mengakhiri talkshow dr. Upadisari berpesan, “Sekarang ini penularan HIV/AIDS melalui hubungan seksual sangat tinggi sekali bahkan sudah menginfeksi ibu rumah tangga bahkan anak – anak. Hal ini menunjukan bahwa infeksi HIV/AIDS sudah masuk dalam ranah keluarga, jadi kepedulian keluarga, keutuhan keluarga, itu merupaka kunci penting untuk bisa terhindar dari infeksi HIV. Dan khususnya untuk yang sudah mempunyai pasangan agar setia hanya pada 1 pasangan saja. ” Sedangkan Ibu Suarni berpesan, “Sebaiknya kita jaga kesehatan reproduksi sejak dini supaya kita tetap sehat.” Warga kota, yang mungkin mempunyai masalah reproduksi silakan anda datang ke Yayasan Rama Sesana di Pasar Badung lantai IV Denpasar. -dyt-