Menu

JUMBARA (JUMPA BAKTI GEMBIRA) PMR SE-PROVINSI BALI

  • Jumat, 09 Juli 2010
  • 1240x Dilihat
JUMBARA (JUMPA BAKTI GEMBIRA) PMR SE-PROVINSI BALI
Kamis, 8 Juli 2010 dilaksanakan talkshow bersama PMI yang di pandu oleh Krisna. Hadir tiga narasumber yaitu Bapak I.B Udiyana selaku sekretaris daerah PMI Provinsi Bali sekaligus ketua panitia JUMBARA, Bapak Putu Sastra selaku Kepala Markas PMI Provinsi Bali dan juga hadir Mba Chris sebagai panitia sie penggalangan dana. JUMBARA (Jumpa Bakti Gembira) PMR Provinsi Bali yang di laksanakan dari tanggal 12 sampai dengan 17 Juli 2010 di Lapangan Kubu Kabupaten Bangli, akan diikuti oleh anggota PMR dari tingkat SD, SMP sampai SMA. Jumbara ini merupakan arena jumpa anggota PMR se-provinsi Bali untuk melaksanakan berbagai kegiatan kepalang merahan. Jumbara terakhir dilaksanakan pada tahun 1986, karena adanya berbagai kendala, akhirnya kembali dilaksanakan pada tahun 2010, dan acara ini sebagai parameter menguji kesiapan pengurus PMI Kabupaten / Kota seluruh Bali. Mengenai tugas pokok dan fungsi PMI secara umum masyarakat hanya mengetahui adalah pada bidang kebencanaan, akan tetapi Bapak I.B.Udiyana menyebutkan bahwa bencana apabila diartikan mempunyai pengertian yang lias, mulai dari bencana karena alam dan bencana karena konflik / perang. Sedangkan mengenai kepengurus PMI adalah individu yang berminat dan mempunyai komitmen pada bidang sosial kemanusiaan dan tidak dilihat latar belakangnya, diseleksi melalui musyawarah Kabupaten / Kota. PMI Provinsi Bali sudah ada sejak 16 Desember 1963, dan eksistensinya kembali terlihat pada tahun 2002 sejak terjadinya bencana Bom Bali yang melanda Pulau Dewata ini. PMI Bali akan selalu tampil di depan dengan siaga 24 jam untuk membantu berbagai peristiwa kebencanaan dan kemanusiaan. Ketika ada laporan kebencanaan akan langsung ditindaklanjuti oleh PMI Kabupaten / Kota terdekat dan anggota PMI ini sudah terlatih untuk menangani bencana atau melakukan penyelamatan pertama. Informasi kebencanaan ini tentunya sudah bekerjasama dengan BPBD, Call Centre Kota Denpasar dan RPKD FM. Bapak I Putu Sastra sebagai Kepala Markas PMI Provinsi Bali sekaligus sebagai Koordinator Jumbara menyebutkan bahwa Jumbara yang dilaksanakan pada 17 Juli 2010 di Lapangan Kubu Kabupaten Bangli dengan konsep outdoor dalam bentuk perkemahan. Panitia dalam hal ini menyediakan tanah kavling dan pelaksanaan acara, sedangkan untuk perlengkapan lainnya di bawa oleh peserta masing – masing, hal ini dilakukan untuk mengajarkan peserta bagaimana hidup mandiri, mulai dari bangun pagi, memasak hingga melakukan kebersihan. PMR memiliki tiga kegiatan pokok atau lebih dikenal dengan Tri Bakti yaitu Meningkatkan ketrampilan hidup sehat, berkarya dan berbakti pada masyarakat, mempererat persahabatan nasional maupun internasional. Jumbara kali ini menganbil Tema Implementasi Tri Bakti PMR, akan dilaksanakan berbagai kegiatan seperti : pesemetonan PMR, Kontigen Favourite, Pameran mini, Majalah Dinding, Kepemimpinan, Penyuluhan Penyalahgunaan Napsa, Sosialisasi Pengembangan PMR, Truna Truni PMR, Penghijauan, Penanaman Pohon, Desain Pin, Pembuatan Souvenir, Drama, Paduan Suara, Sepak Bola Dangdut dan masih banyak acara lainnya. Selain itu beberapa lomba terkait dengan kepalang merahan juga dilaksanakan, seperti lomba pertolongan pertama, pendidikan remaja sebaya, perawatan keluarga, donor darah, dan kesiapsiagaan bencana. Truna Truni terbaik PMR diusulkan melalui sekolah masing – masing dan mendapatkan beasiswa selama satu tahun yang bertugas sebagai duta PMR Provinsi Bali. Secara on air Ibu Tari di Denpasar yang bertanya secara langsung kepada narasumber “Apa yang dilakukan PMI jika ada bencana?”. Di tanggapi oleh Bapak I.B Udiyana selaku sekretaris daerah PMI Provinsi Bali, PMI akan melakukan tindakan sesuai dengan bencana yang dialami dan akan dikirim PMI dari daerah terdekat. Jika ada bencana, masyarakat juga bisa melapor ke Call Centre Kota Denpasar yang bertugas 24 jam di no telp 223333 atau bisa menghubungi PMI di no Telp 483465. Bapak Putu Sastra selaku Kepala Markas PMI Provinsi Bali dan koordinator mengatakan sudah ada 436 peserta yang akan mengikuti acara jumbara. Untuk penggalian dana, Chris menjelaskan bahwa penggalian dana dilakukan salah satunya dengan malam amal yang sudah berlangsung 16 Juni 2010 di Desa Budaya Kertalangu dengan hasil 28 Juta. Diakhir talkshow para narasumber menghimbau untuk bantuan dan kerjasama agar acara Jumbara ini bisa berlangsung dengan sukses dan lancar. -Dhia-